JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Banggar DPR Setujui Alokasi Subsidi Energi Rp 211,9 Triliun, Ini Detailnya

Gas lpg kemasan 3 Kg atau lebih dikenal dengan sebutan gas melon. Prihatsari

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui alokasi subsidi energi tahun 2023 sebesar Rp 211,9 triliun. Hal itu berdasar kesepakatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 tingkat I.

Angka tersebut lebih besar dari usulan dalam Rancangan Undang-undang APBN (RAPBN) 2023 sebesar Rp 210,6 triliun.

“Kami menyadari bahwa dinamika global masih akan berlangsung. Karena itu dengan rendah hati, memohon kepada DPR untuk menjaga hubungan baik, agar kami bersama-sama mampu terus menjaga APBN sebagai instrumen yang sangat penting di dalam menjaga masyarakat dan perekonomian,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di gedung DPR RI pada Selasa, (27/9/2022).

Baca Juga :  Erupsi Gunung Semeru Paksa 1.979 Warga Mengungsi ke Tempat Lebih Aman

Alokasi subsidi energi tersebut terdiri atas subsidi bahan bakar minyak (BBM) tertentu dan LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp 139,4 triliun. Kemudian, subsidi listrik Rp 72,6 triliun.

Adapun volume subidi LPG sebesar 8,0 juta metrik ton (MT), termasuk cadangan LPG sebesar 0,5 juta MT. Sedangkan volume BBM sebesar 17,5 juta kiloliter (KL), termasuk cadangan minyak solar sebesar 1 juta KL.

Baca Juga :  Terjadi Tren Kemuduran Demokrasi di Dunia, AHY: Masyarakat Indonesia Perlu Tingkatkan Literasi Politik

Subsidi tetap minyak solar ditetapkan Rp 1.000 per liter. Sri Mulyani menjelaskan, arah kebijakan subsidi BBM dan LPG tabung 3 kilogram pada 2023 ialah untuk menutup selisih harga minyak tanah. Selain itu, subsidi ini menutup gap harga untuk BBM solar.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com