JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Kasus Polisi Perkosa Anak Tiri, Komnas PA Apresiasi Polresta Cirebon. Ingatkan Dampak Memviralkan Korban Anak!

Ketua Dewan Pembina Komnas PA Jawa Barat, Bimasena. Foto/Wardoyo

CIREBON, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Provinsi Jawa Barat mendukung langkah cepat dan tegas Polresta Cirebon dalam menangani kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oknum anggota Polres Ciko, Briptu C terhadap anak tirinya yang berusia 11 tahun.

Ketua Dewan Pembina Komnas PA Jawa Barat, Bimasena mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Polresta Cirebon dengan sudah menahan pelaku sejak 6 September dan menjalankan penyidikan secara profesional.

“Kami mengapresiasi Polresta Cirebon yang sudah melakukan langkah-langkah penanganan kasus itu secara profesional untuk memberikan keadilan kepada korban,” paparnya saat memberikan keterangan pers usai melakukan investigasi di Polresta Cirebon, Senin (26/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Bima juga mengimbau masyarakat dan siapa pun juga untuk tidak serta merta memviralkan kasus kekerasan seksual dengan korban anak-anak.

Baca Juga :  Stok Beras Mulai Kritis, Pengusaha Nasional Asal Sragen Ungkap Ancaman Kelangkaan di Depan Mata!

Sebab ada sisi psikologis anak dan masa depannya yang harus tetap dijaga sehingga tidak malah membuat korban malah trauma.

“Kami mohon kepada kawan-kawan, kepada masyarakat, ketika ada korban anak-anak hendaknya tidak serta-merta memviralkan ya. Kita harus jaga masa depan anak ini yang akan datang,” jelasnya.

Terkait kasus Briptu C, pihaknya tetap akan terus mengawal proses penyidikan ini saat ini sampai dengan nanti di persidangan. Hal itu untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai koridor dan memberikan rasa keadilan bagi korban.

Sebelumnya, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman angkat bicara soal kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oknum anggota Polres Cirebon Kota, Briptu C terhadap anak tirinya yang masih SD itu.

Seolah membungkam pernyataan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang memviralkan kasus itu, Kombes Pol Arif menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak menahan pelaku sejak 6 September lalu.

Baca Juga :  Petani Sragen Kembali Menangis, Ratusan Hektar Padi Diserang Penyakit Teyeng, Sebagian Terpaksa Tanam Ulang

Selain itu, penyidik juga menerapkan pasal berlapis terhadap oknum polisi yang bertugas di Polres Cirebon Kota namun melakukan aksinya di wilayah Polresta Cirebon itu.

Pelaku Ditahan, Dijerat Pasal Berlapis 

Saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Senin (26/9/2022), Arif menegaskan pihaknya sudah melakukan penanganan laporan tersebut secara profesional dan norma yang ada.

Menurutnya usai menerima laporan dari orangtua korban tanggal 25 Agustus 2022 yang kemudian meninggal menjadi LP tanggal 5 September 2022.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman didampingi Ketua Dewan Pembina Komnas PA Jawa Barat Bimasena (kanan) saat menggelar konferensi pers penangkapan oknum polisi terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak tirinya, Senin (26/9/2022). Foto/Wardoyo

Hanya selang sehari kemudian atau tanggal 6 September, penyidik langsung melakukan penangkapan terhadap Briptu C dan dilakukan penahanan per 7 September sampai sekarang.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com