JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Presiden Jokowi Minta Kominfo Bentuk Tim Khusus Tangani Kebocoran Data oleh Bjorka

Ilustrasi peretasan. Pixabay

JOGLOSEMARNEWS.COM — Presiden oko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate untuk membentuk tim khusus untuk menangani kebocoran data pribadi dan institusi pemerintah oleh peretas Bjorka.

Hal itu disampaikan Johnny G Plate usai dipanggil Jokowi ke Istana Negara hari ini. Johnny menyebut tim khusus terdiri dari empat lembaga sebagai upaya emergency response pemerintah terhadap kasus ini, sehingga kepercayaan masyarakat dapat terjaga.

Baca Juga :  Sebelum Penuhi Panggilan KPK, Ternyata Hakim Agung Sudrajad Dimyati Bertemu Ketua MA, Ini Yang Dibahas

“Jadi akan ada emergency response team dari BSSN, Kominfo, Polri, dan BIN utk melakukan assessment-assessment berikutnya,” kara Johnny di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, (12/9/2022).

Terkait data yang telah dibocorkan Bjorka, Johnny meminta masyarakat tidak khawatir. Sebab menurut Johnny, data tersebut masuk golongan informasi umum.

“Memang ada data-data yang beredar, yang salah satunya (dibocorkan) oleh Bjorka, tetapi data-data itu setelah ditelaah sementara adalah data-data umum, bukan data-data spesifik dan data-data yang ter-update sekarang,” ujar Johnny.

Baca Juga :  Sebut Hakim Agung Terjaring OTT, KPK Minta Maaf dan Mengaku Masih Lakukan Ekspose

Meski begitu, Johnny menyebut tim dari Polri, Badan Intelijen Negara, Kominfo, hingga Badan Siber dan Sandi Negara masih berkooridnasi untuk menelaah informasi yang Bjorka telah sebarkan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com