JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ribuan Warga 3 Kecamatan di Sragen Dilanda Krisis Air. BPBD Sudah Gelontorkan 76 Tangki

Warga Sumberlawang saat mengantri droping air bersih bantuan dari BPBD Pemkab Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sedikitnya 2.068 warga 3 desa di 2 kecamatan di Sragen mengalami krisis air atau kekeringan.

Mereka sudah bergantung pada droping air bersih dari Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Ribuan warga itu tersebar di 3 desa dan 2 kecamatan. Kekeringan itu melanda Dukuh Kowang Desa Ngargotirto dan Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang.

Baca Juga :  Efek Viral Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Nama BPR Djoko Tingkir Sragen Mendadak Jadi Sorotan Nasional. Apa Hubungannya?

Kemudian satu desa tetangga yakni Gilirejo Baru di Kecamatan Miri. Kepala BPBD Kabupaten Sragen, Agus Cahyono mengatakan kekeringan di tiga desa itu terjadi sejak 21 Agustus 2022 lalu.

Kekeringan terjadi akibat mengeringnya sumber air sehingga warga hanya tinggal mengandalkan air bantuan droping.

Baca Juga :  Krisis Air Bersih di Sragen, Pemkab Siapkan Anggaran 250 Tangki Gratis. Berharap Pertengahan Bulan Depan Sudah Hujan!

Dukuh Kowang secara geografis memang tidak bisa ada sumber air bersih yang bisa dimanfaatkan. Kalaupun ada, airnya asin. Begitu pula Ngargosari dan Gilirejo Baru juga sulit sumber air,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (16/9/2022).

Kepala BPBD Sragen, Agus Cahyono. Foto/Wardoyo
Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com