JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

BMKG Minta Warga DIY Waspadai Cuaca Ekstrem

Ilustrasi hujan. Pixabay

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — BMKG meminta masyarakat (Daerah Istimewa Yogyakarta) DIY agar mewaspadai cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Saat ini wilayah DIY memasuki masa pancaroba atau peralihan musim kemarau ke musim hujan.

Kepala Kelompok Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sleman, DIY, Etik Setyaningrum menuturkan, di masa peralihan saat ini potensi terjadinya cuaca ekstrem sering terjadi.

Baca Juga :  Gasak Mobil di Jalan Kebon Agung, Sleman, Pengendara Motor Terlempar dan Meninggal Dunia

Cuaca ekstrem ini berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, yang mana berpeluang terjadi pada siang, sore hingga menjelang malam hari.

“Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, diidentifikasi terdapat pusat tekanan rendah di perairan sebelah barat Sumatera mengakibat adanya belokan angin atau perlambatan angin di atas wilayah DIY yang memicu pertumbuhan awan-awan hujan, terutama awan cumulonimbus di wilayah DIY,” ujar Etik kepada Republika, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga :  Banjir di Gunungkidul, Dua Pelajar dengan Sepeda Motornya Sempat Hanyut Terbawa Arus

Etik menjelaskan, di Oktober 2022 ini diperkirakan curah hujan di DIY berkisar antara 150-500 milimeter. Artinya, kategori curah hujan yakni pada Oktober ini dari menengah hingga tinggi.

“Dan diperkirakan curah hujan untuk tiga bulan kedepan berkisar 200-500 milimeter, yakni kriteria menengah hingga sangat tinggi,” ujar Etik.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com