JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisah Pilu Korban-Korban Toko Online Asal Sragen. Beli Set Top Box Yang Datang Garam Yodium

Mas Ji, korban penipuan toko online abal-abal saat menunjukkan paket berisi garam yodium dari pesanan set top box yang dibelinya secara online. Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kisah pilu dialami seorang pedagang mie ayam asal Dukuh Jurang RT 08, Desa Sono, Kecamatan Mondokan, Sragen, Mas Ji mengaku menjadi korban penipuan toko online.

Gara-gara tergiur promo penjualan perangkat set top box (STB) murah, ia dan beberapa warga malah tertipu.

Sebab barang yang dipesan STB ternyata yang dikirim justru garam yodium.
Kisah itu terungkap saat Mas Ji mengungkapkan curhatnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (25/10/2022).

Ia menceritakan kejadian bermula saat ia melihat promo iklan STB TV digital di aplikasi toko online Lazada dengan harga murah.

Melihat penawaran tersebut ia dan istrinya langsung pesan 1 buah set top box dengan harga Rp 105.000.

“Iya, niatnya mau beli set top box tapi ternyata yang dikirim malah garam. Awalnya ada promo murah, saya pesen 1 dan tetangga saya juga ikut pesan orang jadi total set top box yang saya pesan 3 buah total harganya Rp 333.000 lewat jasa pengiriman J&T sistem COD,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Sragen Catat, Libur Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 BRI Cabang Sragen Berikan Pelayanan Melalui e-Channel

Mas Ji juga menunjukan beberapa bukti promo akun toko online abal abal yang menipunya.

Dalam postingannya, akun toko online dengan nama Cleos Stores memposting “Set topbox Tv digital termurah dongle, wifi harga grosir garansi welhome Rp 105.000”.

“Nama dan alamat pengirim barang tersebut juga sama sesuai di aplikasi Lazada pengirim atas nama Cleos Stores Telpon 081248631416.
Alamat Ciputat, Banten, Ciputat, Griya Pesona Indah no 00 TR 008 Rw 007, Sentul, Banten, kab serang, kragilan.Barang dianter kurir J&T gabugan tanon tadi sampai sini jam 02.05 WIB,” bebernya.

Baca Juga :  Berkah Hari Raya Idul Fitri Toko Pusat Oleh-oleh di Sragen Diserbu Pembeli

Pasca kejadian tersebut, ia dan istri mengaku sangat terpukul. Pasalnya uang untuk membeli STB itu dikumpulkan berhari-hari dari jualan mie ayam.

“Itu hasil dari jualan mie ayam mas, kita jualan mie ayam di kampung hasil nggak seberapa beli barang malah ditipu,” katanya.

Ia hanya berharap penipu segera sadar dan beritikad baik mengembalikan uangnya.

Menurutnya, kasus pembelian online dan tertipu itu baru kali pertama ia alami. Ia tak menyangka pengalaman pertama mengunakan online untuk membeli barang malah berakhir penipuan.

“Harapan uang saya dikembalikan, pasalnya dari pihak jasa pengiriman juga nggak mau tau soal ini, ini pengalaman saya pertama kali pakai aplikasi ini. Himbauan buat masyarakat lainnya jangan mudah tergiur promosi online hati hati kalau mau membeli,” ujarnya. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com