JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Malu Ketahuan Aniaya Istri, Warga Karangmalang Sragen Nekat Bunuh Diri

Tim Polsek Karangmalang dan tim medis saat mengidentifikasi jenazah warga Jurangjero, Karangmalang, Sragen yang tewas gantung diri, Rabu (12/10/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga di Desa Jurangjero, Karangmalang, digegerkan dengan aksi bunuh diri yang dilakukan seorang warga bernama Sarmin (73).

Kakek asal Dukuh Pucung RT 19/6, Desa Jurangjero itu ditemukan tewas gantung diri di bandar dapur rumahnya, Rabu (12/10/2022).

Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena malu sudah menganiaya istrinya sendiri.

Data yang dihimpun di lapangan, aksi bunuh diri itu diketahui pukul 08.00 WIB. Korban ditemukan kali p2stams oleh Hartono (60) tetangga korban.

Baca Juga :  Sensasi Pedas Gurih Sambal Belut dan Botok Belut Khas Sragen, Nikmati di Pinggir Sawah dengan Harga Terjangkau, Pembeli Rela Antri Panjang

Pagi itu, ia curiga dengan kondisi rumah korban yang tertutup dan lampu masih menyala. Ia kemudian memanggil korban namun tidak ada respon.

Saat dicari ke dalam rumah, ternyata korban sudah menggantung di dapur dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban menggantung dengan menggunakan tali senar yang diikatkan di bandar dapur. Kemudian saksi segera memberitahu tetangga dan warga lainnya yang diteruskan ke Polsek Karangmalang guna pengusutan lebih lanjut,” papar Kapolsek Karangmalang, Iptu Mulyono mewakili Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, Rabu (12/10/2022).

Baca Juga :  Fakta Baru Keracunan Massal di Gemolong Sragen Ternyata Sudah 3 Kali Kejadian di Lokasi Berbeda, Berikut Penjelasan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen

Tak lama berselang, tim Polsek Karangmalang langsung tiba untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban.

Kapolsek menyampaikan dari hasil olah TKP dan visum medis, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Dari keterangan kerabat, korban diduga nekat gantung diri karena takut dan malu karena telah ketahuan menganiaya istrinya yang bernama Mariyem.

“Karena keluarga korban sudah menerima sebagai musibah, jenazah korban kemudian kita serahkan untuk dilakukan pemakaman,” jelas Kapolsek. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com