JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Murid Tak Sampai 60, Sejumlah SD di Sragen Terancam Tamat. Kadisdikbud: Yang Belum Siap Masih Diberi Kesempatan Tahun Depan!

Kadisdikbud Sragen, Suwardi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen menegaskan tidak akan serta merta menutup atau menggabungkan (regrouping) sekolah dasar (SD) yang total muridnya kurang dari 60 siswa.

Jika masyarakat dan guru masih keberatan, dinas akan memberikan kesempatan untuk sekolah itu mengupayakan menambah murid pada tahun ajaran baru mendatang.

Baca Juga :  Ribuan Perangkat Desa Demo di Jakarta, Ratusan Perangkat di Sragen ke DPRD Tuntut Ini!

Hal itu disampaikan Kadisdikbud Sragen, Suwardi menyikapi beberapa SD minim murid yang masuk pemetaan untuk diregrouping atau digabungkan.

Regrouping itu sebetulnya menyelesaikan masalah. Tapi kalau ini belum siap diregrouping ya ditunda di tahun berikutnya. Kita tunggu mungkin ada perkembangan tahun besok (ajaran baru) ada tambahan murid,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (6/10/2022).

Baca Juga :  Lantik 20 Ketua Ranting PSHT Sragen, Ketua Jateng-DIY Pesan: Jaga Jari-Jari Kalian dari Upaya Provokasi Lewat HP!

Suwardi tak menampik salah satu syarat utama sebuah sekolah diregrouping adalah jumlah total muridnya kurang dari 60 anak.

Akan tetapi, itu tidak mutlak atau bukan berarti sekolah di bawah 60 murid dengan serta merta harus diregrouping.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com