JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Beli Tempe Keripik Pakai Uang Palsu, Pedagang Pasar Sidoharjo Wonogiri Merugi Ratusan Ribu

Ilustrasi uang palsu. Foto: JSNews
   

WONOGIRI,JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib malang dialami seorang pedagang tempe keripik di Pasar Sidoharjo Wonogiri. Dia diduga menjadi korban peredaran uang palsu.

Informasi yang dihimpun, pedagang tempe keripik bernama Wakini kesehariannya berjualan di Pasar Sidoharjo Wonogiri. Dia merupakan warga Kecamatan Girimarto Wonogiri.

Nah, diduga ada pembeli yang menebus tempe keripik dengan uang palsu pecahan seratus ribuan. Peristiwa diketahui terjadi pada Sabtu (29/10) lalu di lapak tempe keripik Pasar Sidoharjo Wonogiri.

Hal itu diketahui ketika si pedagang sampai di rumah. Si anak memberitahu bahwa uang hasil jualan ada yang diduga palsu.

Video terkait rekaman uang palsu itu sempat beredar di Instagram. Camat Girimarto Yohanes Trisnadi Tulus mengiyakan soal dugaan peredaran uang palsu itu. Pihaknya juga telah menghubungi perekam video uang palsu tersebut, yang sempat diunggah di Instagram.

Baca Juga :  Horeg! Gempa Malang Selasa 21 Mei 2024 Terasa Hingga Wonogiri dan Pacitan

“Ada pedagang Pasar Sidoharjo Wonogiri mendapat uang dari pembeli di pasar. Saat sudah pulang, lalu tanya ke anaknya. Ternyata setelah dicek itu uang palsu,” terang Camat Sidoharjo Yohanes Trisnadi Tulus, Senin (31/10/2022).

Lurah Pasar Sidoharjo Wonogiri Siwi Putro juga membenarkan peristiwa tersebut. Saat transaksi antara pedagang Pasar Sidoharjo Wonogiri dan pembeli yang diduga mengedarkan uang palsu berlangsung pasar tengah ramai.

“Kebetulan waktu itu pas pasaran Sabtu Pon (penanggalan Jawa). Memang saat itu pasar ramai,” ujar Lurah Pasar Sidoharjo Wonogiri Siwi Putro.

Baca Juga :  Pecah Rekor!2024 Hari Jadi Tersepi Sepanjang Sejarah Wonogiri, Tiada Lagi Agenda Copy Paste

Lurah Pasar Sidoharjo Wonogiri Siwi Putro menerangkan, korban menerima uang palsu dari pembeli tempe keripik. Bahkan, korban sempat akan menukarkan uang tersebut ke pedagang lainnya, karena tidak punya kembalian. Kebetulan, pedagang lain saat itu tidak punya uang pecahan.

“Uang palsunya pecahan Rp 100 ribu,” jelas Lurah Pasar Sidoharjo Wonogiri Siwi Putro.

Supaya kejadian serupa tidak terulang, Lurah Pasar Sidoharjo Wonogiri Siwi Putro akan gencar sosialisasi ke pedagang. Baik melalui pengeras suara, maupun berkeliling setiap hari pasaran. Termasuk berkoordinasi dengan jajaran polsek dan koramil setempat. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com