Beranda Edukasi Kesehatan Ini Cara Mengatasi Anak yang Menjadi Korban Perundungan

Ini Cara Mengatasi Anak yang Menjadi Korban Perundungan

ilustrasi korban perundungan / tempo.co

JAKARTA, JOLOSEMARNEWS.COM โ€“ Anak yang menjadi korban perundungan biasanya cenderung pendiam dan menutup diri, serta tidak memiliki kepercayaan diri.

Mental anak menjadi down ketika ia mendapat perundungan yang tak pernah dia duga.

Lalu, bagaimana cara mengatasi mental anak ketika menjadi korban bullying atau perundungan?

 

  1. Membangun kepercayaan diri anak

Mengutip dari kidshealth, bullying dapat merusak kepercayaan diri anak. Untuk membantu membangunnya kembali, dorong anak-anak bergaul bersama teman-teman yang memiliki pengaruh positif. Bergabung dalam klub olahraga, atau aktivitas menyenangkan lainnya.

Membangun kekuatan dan persahabatan bisa membangkitkan rasa percaya diri anak. Hal itu membuat anak tidak mudah ditindas.

 

  1. Menjadi pendengar yang baik

Sempatkan waktu khusus untuk mendengarkan tentang situasi sulit mereka, tetapi dorong anak-anak untuk juga memberi tahu tentang bagian-bagian baik dari hari mereka, dan dengarkan dengan penuh perhatian. Pastikan anak tahu bahwa kita memercayai mereka dan akan melakukan apapun untuk mengatasi perundungan yang menimpa anak.

 

  1. Prioritaskan kesehatan dan pemulihan

Korban bullying seringkali berhadapan dengan sejumlah masalah kesehatan, dilansir dari verywellfamily, masalah yang timbul seperti masalah kecemasan, gangguan makan, sakit kepala, insomnia, gangguan stres pascatrauma hingga stress.

Baca Juga :  Tips Menjaga Kesehatan di Hari Raya Idul Fitri

Ajaklah anak untuk berbicara dengan dokter tentang gejala yang dialami. Ingat, intimidasi memengaruhi lebih dari sekadar suasana hati dan harga diri. Ini juga dapat berdampak serius pada kesehatan.

 

  1. Buat mereka mengenali nilai diri sendiri

Bullying sering menyebabkan orang kehilangan kepercayaan diri dan harga diri karena korban direndahkan martabatnya. Tolak kebohongan yang dikatakan pelaku intimidasi tentang anak anda dan gantikan dengan kebenaran tentang siapa dia. Fokus untuk belajar menjadi lebih percaya diri. Apa yang dikuasai? Apa yang disukai orang tentangnya? Berfokuslah pada hal-hal positif.

 

  1. Memperkuat Kelompok

Cara memulihkan diri dari intimidasi adalah memperkuat kontak dengan teman dan keluarga. Sering kali, korban perundungan mengasingkan diri dan mencoba mengatasi sendiri konsekuensi dari bullying.

Menghadapi pembully sendirian akan cukup merepotkan. Beda cerita jika para pembully itu dihadapi oleh teman dan keluarga korban. Para pelaku akan berfikir ulang untuk melakukannya lagi.

Baca Juga :  Tips Menjaga Kesehatan di Hari Raya Idul Fitri

Perundungan atau bullying adalah penyiksaan dengan cara fisik, verbal, atau psikologis. Bisa memukul, mendorong, memanggil nama, mengancam, dan mengejek hingga memeras uang dan harta benda.

Perundungan semakin berkembang di  media sosial atau pesan elektronik. Tak jarang para pelaku bullying mengejek orang lain atau menyakiti perasaan mereka.

Jika tak diatasi, mental korban peeundungan bisa hancur dan akan membekas hingga menyebabkan trauma.

www.tempo.co