JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Lokasi Penemuan Mayat di Saluran Air Sidomulyo Diserbu Warga. Korban Diketahui Bernama Tumini

Warga saat memadati lokasi penemuan mayat wanita tersangkut di pintu air saluran irigasi Sidomulyo barat Lapas Sragen, Sabtu (3/12/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar penemuan mayat membusuk di saluran irigasi di Kampung Sidomulyo, Kelurahan Sragen Wetan tepatnya di sebelah barat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau LP Kelas II A Sragen, Sabtu (3/12/2022) pagi menggegerkan warga sekitar.

Dalam sekejap, lokasi penemuan mayat itu langsung diserbu warga yang penasaran dengan mayat membusuk yang nyangkut di pintu air tersebut.

Pantauan di lokasi, sejak kabar penemuan mayat beredar pukul 08.00 WIB, warga langsung memadati lokasi.

Mereka penasaran dan ingin menyaksikan dari dekat kondisi dan identitas mayat tersebut.

Warga juga memadati lokasi dan sempat menyaksikan proses evakuasi serta olah TKP tempat mayat ditemukan.

Kasi Humas Polres Sragen, Iptu Ari Pujiantoro membenarkan penemuan mayat wanita membusuk itu.

Baca Juga :  1.230 P3K Sragen Ikuti Orientasi Nilai dan Etika, Bupati Beri Motivasi Etika Bekerja

“Posisinya mayat di saluran air dam Samping LP Sragen masuk wilayah Dukuh Sidomulyo, Nglorog Kecamatan Sragen. Korban masih dalam pemeriksaan tim Inafis dan RSUD Sragen. Saat ini masih di ruang jenazah RSUD Sragen untuk dilakukan pemeriksaan,” paparnya, Sabtu (3/12/2022).

Sebelumnya, mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan tersangkut di pintu air saluran irigasi tersebut. Kondisi mayat sangat mengenaskan.

Selain mengeluarkan bau menyengat, mayat juga sudah melepuh dan nyaris tak dapat dikenali.

Data yang dihimpun di lapangan, penemuan mayat kali pertama diketahui pukul 08.30 WIB.

Dari hasil penelusuran, mayat tersebut belakangan diketahui bernama Tumini (46) warga Kampung Bagan RT 1/1, Kelurahan Nglorog, Sragen.

Baca Juga :  Peduli Sampah, Pemkab Sragen Gelar Tukar Botol Plastik dengan Bibit dan Kompos

“Kalau melihat kondisinya diperkirakan meninggalnya sudah 7 hari,” papar Ketua PMI Kabupaten Sragen, dr Ismail Joko Sutresno seusai evakuasi, Sabtu (3/12/2022).

Mayat tersebut kali pertama diketahui oleh petugas kontrol aliran irigasi yang curiga dengan sesosok tubuh manusia tersangkut di pintu air.

Ia kemudian melapor ke kantor PMI yang berjarak 100 meter dari lokasi kejadian.
Seusai mendapat informasi, tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan assesment dan evakuasi.

“Informasi yang diterima petugas bahwa korban telah meninggal dunia 7 Hari. Setelah dilakukan identifikasi di lokasi kejadian korban di evakuasi tim menuju Instalasi Forensik RSUD dr. Sragen untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Ismail. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com