JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Ekskavasi Situs Candi Watugenuk Kragilan Boyolali Berlanjut: Tim Temukan Prasasti Huruf Jawa Kuno

tim menemukan sebuah prasasti atau batu bertulis pada Selasa (10/1/2023). Waskita
   

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ada temuan penting di situs Candi Watu Genuk, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Ya, tim menemukan sebuah prasasti atau batu bertulis pada Selasa (10/1/2023).

Temuan tersebut lalu dilaporkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng guna kajian lebih lanjut. “Temuan prasasti ini sangat penting dana kan dikaji lebih lanjut,” ujar Pamong Budaya Ahli Muda, BPCB Jateng, Eri Budiarto di situs Candi Watugenuk, Rabu (11/1/2023).

Ditanya terkait tulisan dalam prasasti tersebut, dia mengaku belum bisa menjelaskan. Prasasti akan dibawa ke BPCB guna diteliti lebih lanjut. Hanya disebutkan, tulisan prasasti menggunakan huruf Jawa Kuno dan bahasa Sansekerta.

Baca Juga :  KPU Boyolali Siap Terima Pendaftar Cabup/Cawabup Independen, Pendaftaran Calon Independen Dimulai 5 Mei

“Diharapkan, nantinya tulisan bisa mengungkap keberadaan candi peninggalan abad 8 – 9 Masehi itu. Karena memang sangat jarang bangunan candi ada temuan prasastinya. Tapi di Situs Watugenuk ini, Alhamdulillah ada prasasti yang semoga bisa mengungkap latar belakang dari situs ini.”

Dijelaskan, prasasti tersebut merupakan salah satu tubuh bangunan candi perwara. Sehingga jika dilakukan rekonstruksi maka nantinya akan dikembalikan sesuai aslinya. Namun demikian, prasasti tersebut tidak menunjukkan angka tahun.

“Tetapi, ketika sudah terbaca biasanya tidak dituliskan dalam angka, namun ditulis dalam sengkalan.”

Terkait ekskavasi tahap ketiga, mulai tampak sudut-sudut bangunan candi perwara. Lantaran pada ekskavasi sebelumnya, belum semua lapisan tanah dikupas. Ekskavasi ini juga mencari ketinggian batas tanah permukaan asli pada saat situs ini didirikan.

Baca Juga :  Sebanyak 875 JCH Boyolali Ikuti Manasik, Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

Pamong Budaya, Bidang Kebudayaan, Disdikbud Boyolali, Sumarjo menambahkan, ekskavasi tahap ketiga ini dilakukan dengan menggandeng pihak ketiga dengan pendampingan langsung BPCB Jateng. Dana untuk kegiatan ekskavasi diambilkan dari APBD Boyolali 2022.

“Ekskavasi ini hanya fokus pengupasan tanah saja. Untuk rekonstruksi dan tindak lanjut diserahkan ke BPCB Jateng.”
Dia juga menyebut sejumlah temuan penting yang langsung dilaporkan ke BPCB Jateng.

“Ada beberapa temuan penting, termasuk prasasti ini. Kalau diibaratkan pesawat, prasasti ini adalah black box atau kotak hitam-nya. Kita saja kajian lebih lanjut dari BPCB.” Waskita

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com