Beranda Edukasi Pendidikan Kenalkan Industri Kreatif, Prodi DKV ISI Surakarta Gelar Workshop Desain Grafis untuk...

Kenalkan Industri Kreatif, Prodi DKV ISI Surakarta Gelar Workshop Desain Grafis untuk Siswa SMA N 1 Slogohimo

Para siswa SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri tengah mengikuti workshop mengenai dasar-dasar  desain gravis di   Kampus II FSRD ISI Surakarta, Mojosongo, Kamis (21/5/2026) / Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Surakarta menggelar kegiatan kunjungan edukatif dan workshop dasar-dasar desain grafis bagi siswa SMA Negeri 1 Slogohimo di Laboratorium Komputer Desain Gedung 5 Kampus II FSRD ISI Surakarta, Mojosongo, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang diikuti sembilan siswa tersebut menjadi bagian dari upaya pengenalan dunia desain grafis sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik dan fasilitas pembelajaran seni yang dimiliki ISI Surakarta.

Workshop berlangsung interaktif dengan menghadirkan tiga dosen DKV ISI Surakarta sebagai narasumber, yakni Indriati Suci Pravitasari, Ditya Fajar Rizkizha, dan Alfiandi Eka Kusuma. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, hingga praktik langsung di laboratorium komputer desain.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pengenalan mengenai dasar-dasar desain grafis, mulai dari elemen visual, komposisi desain, penggunaan warna, tipografi, hingga praktik sederhana menggunakan perangkat lunak desain.

Baca Juga :  UNS Jadi Kampus Pertama di Indonesia yang Dipercaya Tangani World Values Survey Gelombang 8

Indriati Suci Pravitasari mengatakan, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk mengenalkan desain grafis kepada pelajar sejak dini.

“Melalui workshop ini, kami berharap siswa dapat memahami bahwa desain grafis bukan hanya soal membuat visual yang menarik, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan secara kreatif dan komunikatif,” ujarnya, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Sementara itu, Ditya Fajar Rizkizha menilai pengalaman praktik langsung mampu meningkatkan minat sekaligus kepercayaan diri peserta dalam bidang desain.

“Peserta terlihat antusias saat mencoba membuat desain sederhana. Pengalaman praktik seperti ini penting agar siswa lebih mengenal potensi kreativitas yang mereka miliki,” katanya.

Hal senada disampaikan Alfiandi Eka Kusuma. Menurutnya, kemampuan memahami dan mengolah visual menjadi keterampilan yang sangat relevan di era digital saat ini.

Baca Juga :  Fakta Mengejutkan! Daya Tampung SMA Negeri di Jateng Cuma 40 Persen

“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan peserta terhadap peluang di bidang desain dan industri kreatif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman baru mengenai dunia desain grafis sekaligus semakin mengenal peluang pendidikan dan karier di bidang industri kreatif. (*)

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.