JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

HUT ke-64, RSUD Sragen Bangun Gedung Pusat Diagnostik Senilai Rp 78 M. Dirut: Ke Depan Tak Ada Lagi Antrian Operasi!

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Memeringati hari ulang tahun ke- 64, RSUD dr. Soehadi Prijonegoro (RSSP) Sragen bakal membangun Gedung Diagnostik.

Dengan gedung itu, ke depan diharapkan tidak ada lagi antrian untuk layanan pasien yang operasi maupun bedah.

Sementara Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan penambahan dokter spesialis dan prasarana secara bertahap.

Direktur RSSP Sragen, dr. Joko Haryono mengatakan pembangunan Gedung Diagnostik itu sudah dialokasikan anggaran Rp 78 miliar tahun ini.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menyerahkan hadiah kepada peserta di HUT ke-64 RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen (RSSP). Foto/Wardoyo

Dengan pembangunan gedung tersebut otomatis RSSP Sragen membutuhkan tambahan sumber daya manusia (SDM), khususnya dokter spesialis.

“Momentum HUT ke-64 ini kami lebih memasyarakatkan masyarakat Sragen dan sekitarnya sesuai dengan visi dan misi RS. Salah satunya kita akan membangun gedung diagnostik,” paparnya di sela HUT RSSP, Minggu (29/1/2023).

Baca Juga :  Terjatuh Saat Mabuk dan Hanya Dilihat, Pria Bertato di Sragen Malah Aniaya Pengunjung Lapangan Gondang

Pembangunan Gedung Pusat Diagnostik akan dimulai 2023. Gedung itu terdiri atas tiga lantai tersebut.

Masing-masing, lantai I untuk laboratorium, lantai II untuk instalasi bedah sentral dengan 10 tempat dan lantai III untuk pelayanan intensive care unit (ICU).

Bedah Center

Dengan adanya bedah center di Gedung Diagnostik maka tidak ada lagi antrean dalam layanan operasi atau bedah.

“Kalau bisa semua pasien itu bisa dilayani di RSUD ini sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit lain. Gedung itu kami bangun secara bertahap dan kemungkinan multiyears,” ujar Joko.

Baca Juga :  Konser Judika di Sragen Sukses, Wartawan Joglosemarnews.com Dilarang Masuk Petugas, Bupati Minta Maaf: Itu Tidak Bisa Dibenarkan, Besok Tak Boleh Terulang!
Wadir RSUD Sragen, Joko Haryono. Foto/Wardoyo

Selain itu, pengadaan alat CT Scan terbaru sudah datang dan MRI juga sudah datang.

Dia mengatakan untuk kebutuhan ICU sudah tidak bisa ditawar lagi sehingga warga Sragen yang sakit tidak harus sedikit-sedikit ke Solo.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengatakan dengan HUT ke-64 ini RSSP harus tambah memikat, kuat, dan maju.

Dia berharap program-program untuk memajukan RSSP harus bisa terlaksana dengan baik secara bertahap.

“Tenaga kesehatan yang belum cukup bisa terpenuhi di tahun ini. Secara bertahap kita penuhi, bagaimana rumah sakit itu bisa memenuhi intensif kepada para dokter. Jadi pelayanan serta fasilitas harus banyak peremajaan guna menunjang kinerja serta pelayanan masyarakat,” ujar Bupati. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com