BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dua siswa SMPN 2 Mojosongo, Boyolali menjadi korban pembegalan pada Selasa (4/4/2023) pukul 12.10. Ironisnya, lokasi pembegalan di perempatan Jalan Republik Komplek Perkantoran Terpadu Setda Boyolali sisi selatan.
Kejadian bermula saat kedua korban, Candra dan Riko pulang sekolah. Keduanya berboncengan sepeda motor Honda Beat. Sesampai di TKP langsung dicegat seorang lelaki tak dikenal yang mengacungkan sebilah clurit. Karena takut, keduanya hanya bisa pasrah sehingga pelaku kabur dengan membawa motor milik korban.
Kejadian itu diketahui teman- temannya dan warga setelah kedua korban menjerit- jerit. “Korban itu teman sekolah saya di SMPN 2 Mojosongo. Mereka boncengan naik motor, kebetulan mereka naik motor duluan,” ujar saksi mata, Fernando Gilang saat ditemui di TKP.
Saksi lain, Purwono warga Kecamatan Selo mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Dia tak menyangka ada aksi begal di siang bolong di tengah keramaian. Pasalnya, lokasi kejadian dekat dengan Komplek Perkantoran Setda Terpadu sisi selatan.
Dijelaskan, saat itu dia bersama dua temannya duduk- duduk santai di depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali yang hanya berjarak 50 meter dari TKP. Saat itulah, dia dan temannya mendengar suara jeritan seseorang.
- Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
- Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
- Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
- Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com