Beranda Daerah Heroik, Polisi di Kampar Ini Ditusuk Gunting Berkali-kali oleh Pelaku Narkoba Namun...

Heroik, Polisi di Kampar Ini Ditusuk Gunting Berkali-kali oleh Pelaku Narkoba Namun Sukses Bekuk Pelaku

ilustrasi pembacokan.
Ilustrasi senjata tajam / pixabay

KAMPAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penangkapan pelaku Narkoba jenis sabu di Desa Gobah Kecamatan Tambang, Kampar, Riau, Jumat (25/8/2023) malam berlangsung sangat heroik.

Bahkan, dalam penangkapan itu, seorang anggota Kepolisian Resor Kampar sampai ditusuk berkali-kali oleh pelaku narkoba.

Anggota polisi tersebut adalah Bripka Syamsul Hamu yang ditusuk berkali-kali dengan gunting hingga punggungnya terluka.

Informasi  mengenai hal itu dibenarkan oleh pihak Polres Kampar, Minggu (27/8).

Dalam penjelasan Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Aris Gunadi menyebutkan, pelaku berinisial DE (28) warga Dusun III Desa Gobah Kecamatan Tambang.

Baca Juga :  Sering Pamer Celurit di Medsos, Remaja 17 Tahun Ini Bikin Resah Warga Purbalingga

Ia mengatakan, Bripka Syamsul (37) warga Desa Ganting Kecamatan Salo itu sedang bertugas. Bersama Aipda Robby Mesakh, Bripka Ayamsul melaksanakan tugas ke Desa Gobah.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor Tambang mendapat informasi tentang penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Pelaku penyalahgunaan itu diketahui sedang berada di sebuah warung.

Lalu Kepala Polsek Tambang, AKP Marupa Sibarani memerintahkan Robby dan Syamsul untuk melakukan penyelidikan. Keduanya pun ke lokasi.

Sekitar pukul 20.30 WIB, personel Unit Reskrim Polsek Tambang itu berhasil menyergap DE. Tetapi, DE malah melakukan perlawanan.

“Saat penangkapan, pelaku melawan dan menusuk anggota dengan gunting berkali-kali di bagian punggungnya,” ungkap Aris.

Baca Juga :  Sopir Taksi Online di Tangerang Diserang dengan Golok! Mobil, HP dan Dompetnya Dibawa Kabur  

Ia menjelaskan, DE sempat melarikan diri saat disergap dan membuang barang bukti Sabu.

www.tribunnews.com

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.