JOGLOSEMARNEWS.COM Umum

Remaja Asal Bantul Ini Diserang Gerombolan Pemotor Tak Dikenal, Sampai-sampai Rahang Patah!

ilustrasi penganiayaan marbot masjid oleh pencuri kotak amal
Ilustrasi penganiayaan / Foto:JSnews

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM   Remaja asal Kelurahan Tirto

nirmolo, Kasihan, Bantul ini tak menyangka  bakal mendapat penganiayaan dadakan dari gerombolan tak dikenal.

Tak tanggung-tanggung, akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka pada bagian kepala sobek, muka bagian kiri lebam.

Bahkan menurut keterangan dokter, rahang korban patah, jari kelingking dan manis tangan kiri patah dan saat ini dirujuk di RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta.

Kasi Humas Polres Bantul , Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, berujar, peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Pandowoharjo,  Sewon, Kabupaten Bantul pada Minggu (6/8/2023) sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca Juga :  Tanda-tanda Tubuh Anak Kelebihan Garam, Ini Batasannya

Saat itu, korban dan temannya berpapasan dengan gerombolan pemotor dari arah selatan menuju ke utara saat hendak membeli rokok.

“Kemudian, rombongan tersebut (gerombolan pemotor) memenuhi badan jalan, dengan kecepatan tinggi, dan salah satu dari rombongan tersebut melempar botol mengenai kepala sebelah kiri, hingga korban terjatuh dari sepeda motor,” kata Jeffry melalui keterangan resminya, Rabu (9/8/2023).

Rekan korban sekaligus saksi yang mengetahui hal tersebut langsung merasa panik dan berhenti.

Rekan korban pun melihat korban tergeletak pingsan.

Lalu, rekan korban langsung mengangkat korban untuk diboncengkan di sepeda motornya dan membawanya ke RS PKU Muhammadiyah Bantul .

Baca Juga :  Nahas, Hendak ke Semarang, Mobil Grandis Terbakar di Jalan Tol Wilayah Boyolali: Sopir dan Penumpang Selamat

Sedangkan, gerombolan pemotor itu tidak berhenti dan tetap melaju ke arah utara.

“Akibat dari peristiwa tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala sobek, muka bagian kiri lebam, keterangan dokter rahang patah, jari kelingking dan manis tangan kiri patah dan saat ini dirujuk di RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta ,” jelas Jeffry.

“Sampai saat ini korban belum bisa dimintai keterangan, karena masih menjalani perawatan di rumah sakit. Tapi, kami tengah menyelidiki kasus penganiayaan yang dilakukan oleh rombongan tersebut (gerombolan pemotor),” tutup Jeffry.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com