JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Lapas Kelas 2 A Sragen Over Kapasitas dengan Ditempati 505 Tahanan Tapi Klinik Kesehatan Malah Menjadi Percontohan Lapas

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Baru-baru ini beredar kabar terbaru Lembaha Pemasyarakatan (lapas) kelas 2 A Sragen mengalami over kapasitas, setidaknya ada 505 orang tahanan menempati lapas tersebut.

Meski telah mengalami over daya tampung, akan tetapi di laps kelas 2A Sragen justru memiliki klinik kesehatan yang menjadi percontohan lapas-lapas lain di Indonesia.

Kalapas Sragen, Tunggul Bawono menyampaikan daya tampung terjadi over kapasitas. Pihaknya menyampaikan kapasitas ideal 381 tahanan.

”Daya tampung ideal LP Kelas IIA Sragen sebanyak 381 orang tetapi sekarang berisi sebanyak 505 orang. Ada kelebihan sebanyak 124 orang,” kata Tunggul Rabu (18/10/2023).

Baca Juga :  Lebih Hemat 22 Ribu!! Sembako Murah Serbu Pasar Bunder Sragen, Cek Jadwal Pasar Selanjutnya!

Pihaknya menyampaikan Selama menjabat, warga binaan terbanyak didapati sampai 505 orang. Di lapas Sragen sendiri ada 6 Blok yang digunakan. Lantas warga binaan kebanyakan tersangkut kasus narkoba.

Mengingat kondisi lapas yang kelebihan penghuni, pihaknya menambah pengamanan. Selain itu sarana dan prasarana penunjang untuk tidur, makan dan minum para warga Binaan ditingkatkan. Selain itu Lapas Sragen juga meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

Saat ini klinik Lapas Sragen sudah mendapat ijin Klinik. Dia menyampaikan sudah ada dokter yakni dr Purno Prabowo, serta tiga orang perawat yang membantu. Klinik yang disiapkan juga sudah melengkapi standar mulai ruang pemeriksaan hingga ruang ibu menyusui

Baca Juga :  Misteri Hilangnya Pengendara Motor di Sungai Kedungbulus Setelah 2 Hari Pencarian Diketemukan Beserta Sepeda Motornya!

Perawat Ririn Ika Suparwati menyampaikan untuk kunjungan dari warga binaan seperti pada umumnya lapas. Penyakit yang dialami seperti sakit kepala, dan penyakit kulit. ”Rata-rata penyakit di lapas ya seperti itu. Misalnya jika perlu rujukan kita rujuk ke Rumah sakit dengan pengawalan,” terangnya.

Pihaknya menjelaskan untuk klinik lapas Sragen menjadi percontohan di Jawa Tengah selain Lapas Pati. Di Indonesia hanya ada 40 lapas yang menjadi percontohan. Pihaknya menjelaskan terkait pengolahan limbah medis, di Lapas Sragen juga sudah bekerjasama dengan RSUD Sragen.

Huri Yanto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com