JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Cahyaning Bulan Nrajang Pucuking Cemoro, TPS3R Wuryantoro Akhirnya Diresmikan Bupati Joko Sutopo

Sampah
Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Bupati Jekek meresmikan TPS3R Wuryantoro Wonogiri. Dok. Pemkab Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Cahyaning bulan nrajang pucuking cemoro, Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Bupati Jekek meresmikan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse Reduce Recycle atau TPS3R Wuryantoro di Lingkungan Jaban Kelurahan/Kecamatan Wuryantoro, Senin (27/11/2023).

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau Kepala DLH Wonogiri Bahari TPS3R Wuryantoro dibangun dengan dana Rp 500 juta bantuan Kementerian PUPR.

Kepala DLH Wonogiri Bahari menyebutkan permasalahan sampah semakin kompleks sehingga harus ditangani dengan serius dan profesional.

“Dipilihnya lokasi di Wuryantoro karena sudah ada embrio pola penanganan sampah yang melibatkan kelompok masyarakat,” jelas Kepala DLH Wonogiri Bahari.

Baca Juga :  5 Ide Bisnis Menguntungkan di Bulan Ramadhan 2024

Dengan beroperasinya TPS3R Wuryantoro diharapkan menjadi percontohan kecamatan lain di Wonogiri dalam hal pengolahan limbah sampah.

Usai meresmikan TPS3R Wuryantoro dilanjutkan dengan penanaman bibit penghijauan di lapangan Desa Sumberejo Kecamatan Wuryantoro dipimpin Wabup Wonogiri Setyo Sukarno. Kegiatan ini, menandai peringatan Hari Menanam Pohon tahun 2023 sebagai upaya mengurangi laju sedimentasi Waduk Gajah Mungkur Wonogiri khususnya dari kawasan wilayah Wuryantoro.

Sementara Bupati Wonogiri Joko Sutopo menjelaskan bahwa TPS3R berbeda dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“TPS3R memiliki konsep reuse, reduce, recycle, beda dengan TPA pada umumnya. Ini adalah konsep yang perlu didorong dan dipahami oleh masyarakat. Perbedaan antara TPS3R dan TPA harus difahami dengan baik,” terang Bupati Jekek beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Prediksi Daftar Nama Anggota DPRD Wonogiri Hasil Pemilu 2024

Informasi terakhir mengungkapkan bahwa TPS3R di Kelurahan Wuryantoro awalnya dijadwalkan untuk dibangun pada tahun 2024, tetapi akhirnya dibangun pada tahun 2023 sesuai dengan kebijakan pusat. Bupati Wonogiri Joko Sutopo menekankan bahwa pembangunan ini didasarkan pada pemahaman akan potensi sampah yang ada.

“Kami berupaya secepat mungkin memiliki infrastruktur pengelolaan sampah yang efisien. Ini termasuk dalam pendidikan masyarakat tentang pemilahan sampah yang benar. Semua ini harus dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat,” tandas Bupati Jekek. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com