JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Wali Murid Keluhkan Tarikan Sewa Bangku dan Buku di SMPN 2 Boyolali, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar Sekolah Dasar (SD) / tempo.co
   

BOYOLALI,  JOGLOSEMARNEWS.COM Dugaan adanya  tarikan uang sewa bangku dan buku di SMP Negeri 2 Boyolali dikeluhkan wali murid. Pasalnya,  tarikan uang tersebut dinilai janggal.

Adanya dugaam sewa bangku dan buku itu, awal mulanya  disampaikan lewat grup Whatsapp wali murid.

Disebutkan bahwa biaya sewa bangku senilai Rp 230.000 pertahun. Sejumlah wali murid pun telah membayarkan Rp 680.000  untuk sewa bangku kelas VIII dan IX.

Salah satu wali murid asal Boyolali Kota, SS mengaku kaget dengan adanya sewa bangku dan buku. Anaknya baru naik ke kelas VIII. Pengumuman itu juga disampaikan ke wali murid lewat grup WA.

“Mulanya anak saya ngasih tahu, karena pas terima raport hanya disampaikan kekurangan pelunasan untuk studytour. Kok ini, disuruh bayar bangku kelas VIII Rp 450.000 per tahun. Lalu bangku kelas IX Rp 230.000  pertahun,” katanya, Senin (24/6/2024).

Baca Juga :  Blusukan ke Pasar Ampel, Bacalon Bupati Boyolali 2024 Agus Irawan Dicurhati Ini Sama Pedagang

Tak hanya itu, wali murid juga diminta untuk membayar sewa buku Rp 12.500 per buku. Sedangkan ada empat buku yang dipinjamkan ke anak. Sehingga dia membayar Rp 50.000 untuk buku kelas VIII ini.

“Saya keberatan, bangku dan buku, kok sewa? Padahal itu termasuk fasilitas.”

Selain itu, wali murid masih dibebani dengan kewajiban membayar biaya study tour ke Bali untuk kelas VII. Biayanya sebesar Rp 1.750.000. Belum lagi acara kelas IX nantinya ke Jakarta senilai Rp 1,8 juta.

“Kalau studytour itu, kami ndak keberatan.”

Saat dikonfirmasi, Kepala SMPN 2 Boyolali, Suroto  membantah adanya pembayaran uang sewa bangku dan pinjaman buku tersebut. Dia mengatakan buku paket perpustakaan yang dipinjamkan juga gratis.

Baca Juga :  Gerak Jalan Sehat Bersama Irjen Pol Ahmad Luthfi,  Ini Pesan Kapolda

“Makasih sudah konfirmasi ke sekolah. SMPN 2 tidak ada dua hal itu, sewa bangku dan buku. Itu tidak ada. Orangtuanya biar ke sini saja, itu siapa, kemudian akan kami layani dengan baik dan kami jelaskan.”

Diungkapkan, sekolah hanya mengadakan pembayaran studytour.

“Studytour pun  sifatnya hanya suka rela. Siswa boleh tidak mengikuti kegiatan itu sesuai arahan bupati.”

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Supana mengaku baru mengetahui informasi tersebut.

Dia menegaskan tidak ada peraturan dinas terkait sewa bangku yang dibebankan ke wali murid.

“Dinas akan mengonfirmasike sekolah yang bersangkutan,” ujarnya. Waskita

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com