Beranda Daerah Wonogiri Ini Jadwal dan Lokasi Tukar Uang Di Wonogiri & Soloraya, BI Siapkan...

Ini Jadwal dan Lokasi Tukar Uang Di Wonogiri & Soloraya, BI Siapkan Rp4,59 Triliun Uang

Uang
Ilustrasi. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah tekanan harga beras, gula, minyak goreng, dan telur ayam, perputaran uang tunai diprediksi melonjak tajam saat Ramadan dan Lebaran 2026. Tidak terkecuali di wilayah Eks Karesidenan Surakarta alias Soloraya.

Mengantisipasi lonjakan transaksi tersebut, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo menyiapkan uang layak edar (ULE) senilai Rp4,59 triliun untuk wilayah Soloraya atau eks Karesidenan Surakarta. Langkah ini dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026.

Kebijakan tersebut menjadi krusial karena tradisi penukaran uang baru selalu meningkat drastis menjelang Lebaran. Apalagi saat harga kebutuhan pokok naik, masyarakat cenderung menarik uang tunai lebih besar untuk mengatur belanja dan kebutuhan keluarga.

Penukaran uang periode II Ramadan 2026 dibuka di puluhan titik bank umum serta layanan kas keliling terpadu. Untuk Kota Solo, layanan kas keliling terpadu digelar di halaman parkir Benteng Vastenburg selama tiga hari, 10–12 Maret 2026.

Selain itu, penukaran serentak juga dibuka pada 9 Maret 2026 di berbagai bank wilayah Solo Raya:

• Solo
✓ Bank BJB KC Surakarta
✓ Bank DKI KC Surakarta
✓ Bank J Trust Indonesia KC Surakarta
✓ Bank KB Bank KC Surakarta
✓ Bank Multiarta Sentosa KC Surakarta
✓ Bank Mega Syariah KC Surakarta
✓ Bank MNC Internasional KC Surakarta
✓ Bank OCBC NISP KC Surakarta
✓ Bank UOB Indonesia KC Surakarta
✓ Bank SMBCI KC Surakarta
✓ Bank Woori Saudara KC Surakarta

Baca Juga :  RESIDIVIS Sabu Kembali Diciduk! Pria Ngadirojo Dibekuk dengan Paket Narkotika di Saku Celana, Rekam Jejaknya Bikin Geleng Kepala

• Sukoharjo
✓ Bank BCA KCU Solo Baru
✓ Bank BRI KC Sukoharjo
✓ Bank BSI KC Sukoharjo Solo Baru
✓ Bank Danamon KC Sukoharjo
✓ Bank Jateng KC Sukoharjo

• Karanganyar
✓ Bank BRI KC Karanganyar
✓ Bank BSI KCP Karanganyar
✓ Bank Jateng KC Karanganyar

• Boyolali
✓ Bank BNI KC Boyolali
✓ Bank BRI KC Boyolali
✓ Bank BSI KCP Boyolali
✓ Bank Mandiri KCP Boyolali
✓ Bank Jateng KC Boyolali

• Sragen
✓ Bank BNI Sragen
✓ Bank BRI KC Sragen
✓ Bank BSI KCP Sragen
✓ Bank Jateng KC Sragen
✓ Bank Muamalat KCP Sragen

• Wonogiri
✓ Bank BNI KC Wonogiri
✓ Bank BRI KC Wonogiri
✓ Bank BSI KCP Wonogiri
✓ Bank Jateng KC Wonogiri
✓ Bank Mandiri KCP Wonogiri

• Klaten
✓ Bank BNI KC Klaten
✓ Bank BRI KC Klaten
✓ Bank BSI KCP Klaten
✓ Bank Danamon KC Klaten
✓ Bank Jateng KC Klaten
✓ Bank Mandiri KCP Klaten

Seluruh masyarakat wajib mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR di laman resmi pintar.bi.go.id. Sistem ini diterapkan untuk menghindari antrean panjang dan penumpukan massa di lokasi penukaran, sekaligus memastikan distribusi uang baru lebih merata.

Tahapan pendaftaran dilakukan secara online dengan langkah berikut:

✓ Akses situs PINTAR BI melalui ponsel atau komputer
✓ Masuk ke menu Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling
✓ Pilih Provinsi Jawa Tengah dan lokasi layanan
✓ Isi data sesuai KTP serta nominal pecahan yang diinginkan
✓ Unduh bukti pemesanan dari email
✓ Datang sesuai jadwal dengan membawa KTP asli

Baca Juga :  GEBRAKAN WAKAF UANG WONOGIRI! Target Rp300 Juta Dikejar, Kemenag Tegas Tak Akan Dipakai untuk MBG

Penukaran bersifat personal dan tidak dapat diwakilkan. Nama pada bukti pemesanan harus sesuai dengan identitas yang dibawa saat verifikasi.

Dengan naiknya harga kebutuhan pokok, pengelolaan uang tunai menjadi semakin penting bagi masyarakat. Ketersediaan uang pecahan baru diharapkan mendukung kelancaran transaksi pasar tradisional, pedagang sembako, hingga UMKM yang mengalami lonjakan pembeli selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

Momentum ini juga menunjukkan bagaimana pergerakan harga pangan dan kebutuhan pokok berbanding lurus dengan kebutuhan likuiditas masyarakat. Ketika beras, gula, minyak, dan daging naik, kebutuhan uang tunai ikut meningkat. Distribusi Rp4,59 triliun tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem pembayaran di tengah lonjakan konsumsi musiman. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.