SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI), Arif Sahudi melayangkan somasi atau teguran hukum kepada Walikota Solo, Respati Ardi tertanggal 20 Februari 2026 terkait dengan diterbitkannya Surat Edaran Nomor 26 Tahun 2026 tentang penataan pedagang takjil Ramadan 2026.
Arif Sahudi saat dikonfirmasi mengutarakan bahwa jika dilihat fakta di lapangan banyak hal-hal yang tidak adil. Pihaknya merasa khawatir jika tidak ada yang mengingatkan maka akan merembet ke mana-mana. Apalagi mengingat ini di bulan puasa.
“Pedagang ini kan hanya setahun sekali, paling 1 bulan. Nah, ini seperti di jalan Diponegoro tiap malam minggu jalan ditutup. Kemudian kopi-kopi mengganggu pejalan kaki, kok dibiarkan,” ungkapnya, Sabtu, (21/02/2026).
Arif Sahudi kemudian menuntut SE Nomor 26 Tahun 2026 tersebut dicabut.
“Iyalah dicabut SE itu. Ini bulan puasa, bulannya umat Islam, bulannya orang mencari rezeki. Sekarang rakyatnya lagi susah. Masak dipersulit oleh walikota. Sudahlah orang kecil biarkan jualan. Wong itu juga modal-modal sendiri enggak diberi oleh Pemkot. Nanti paling 2 jam ya selesai untuk bekal hari raya. Kok ndadak digitukan,” keluhnya.
Arif Sahudi kemudian mempertanyakan kepada Walikota Solo apakah dalam mengeluarkan Surat Edaran tersebut sudah ada kajian akademis. Kemudian apakah jualan takjil tersebut benar-benar mengganggu dan menghambat lalu lintas.
“Selama ini sepengetahuan saya, enggak ada apa ya namanya pengguna lalu lintas yang protes keberatan itu. Selama ini saya amati enggak ada di medsos yang mempermasalahkan jual di jalan. Orang hanya 2 jam. Bisa untuk ngabuburit, orang itu sudah adat istiadat sejak lama,” jelasnya.
Seandainya SE tersebut tidak dicabut oleh Walikota Solo, Arif Sahudi mengaku akan mencoba mempelajari dan mengupayakan. Apakah itu akan di uji materi ke MA ataukah akan digugat.
“Kita pertimbangkan yang terbaik. Karena ini jujur ini yang dirugikan masyarakat kecil. Kita harus melakukan upaya serius.
Dengan tekanan ini, dengan banyak orang pihak menekan, semoga ini didengar oleh wali kota. Bahwa sikap dia itu banyak yang enggak setuju,” tandasnya. Ando
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















