
WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Libur Lebaran 1447 H langsung memicu lonjakan wisatawan di kawasan pantai selatan Wonogiri. Ribuan pengunjung memadati destinasi favorit di Kecamatan Paranggupito pada Minggu (22/3/2026), membuat aparat gabungan bergerak cepat melakukan pengamanan intensif sejak pagi hari.
Polres Wonogiri melalui Polsek Paranggupito turun penuh mengamankan empat titik wisata utama yang jadi magnet liburan, yaitu ✓ Pantai Nampu • Pantai Karangpayung • Pantai Sembukan • Pantai Klotok. Aktivitas pengamanan dimulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan kekuatan gabungan dari kepolisian, TNI, tim SAR, hingga tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.
Lonjakan pengunjung terlihat signifikan di beberapa titik. Di kawasan Pantai Nampu dan Karangpayung, tercatat sebanyak 210 wisatawan dengan kendaraan ✓ 17 mobil • 42 sepeda motor. Sementara itu, Pantai Sembukan dan Klotok jauh lebih padat dengan 948 pengunjung, didukung arus kendaraan ✓ 163 mobil • 288 sepeda motor. Angka ini menunjukkan peningkatan drastis di hari pertama libur Lebaran.
Kapolsek Paranggupito AKP Sutrisyanto menegaskan bahwa fokus utama pengamanan adalah keselamatan pengunjung, terutama dari ancaman gelombang tinggi yang bisa datang tiba-tiba di kawasan pesisir selatan.
“Personel kami aktif memberikan imbauan agar pengunjung tidak lengah saat bermain di laut dan selalu waspada terhadap potensi gelombang tinggi,” ujarnya tegas.
Selain itu, patroli rutin terus digencarkan di titik-titik rawan untuk memastikan tidak terjadi kecelakaan laut maupun gangguan keamanan. Pengawasan ketat ini menjadi langkah penting mengingat tingginya mobilitas wisatawan selama momentum Lebaran.
Hingga pengamanan berakhir, situasi di seluruh kawasan wisata dilaporkan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol, cuaca terpantau cerah, serta arus lalu lintas menuju lokasi wisata tetap lancar meski volume kendaraan meningkat.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menegaskan bahwa pengamanan objek wisata menjadi prioritas utama selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
Ia menekankan pentingnya langkah preventif dan edukasi kepada masyarakat, terutama di kawasan pantai yang memiliki risiko tinggi.
“Sinergi antara Polri, TNI, SAR, dan tenaga kesehatan menjadi kunci menjaga keselamatan wisatawan selama libur Lebaran,” jelasnya.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak mengabaikan keselamatan saat berwisata. Pengunjung diminta ✓ mematuhi arahan petugas • tidak berenang terlalu ke tengah • menghindari zona berbahaya • selalu mengawasi keluarga terutama anak-anak.
“Keselamatan harus jadi prioritas utama. Jangan ambil risiko di laut,” pungkasnya.
Momentum libur Lebaran memang selalu jadi waktu favorit untuk berwisata, namun kewaspadaan tetap jadi kunci agar liburan tidak berubah menjadi petaka, terutama di kawasan pantai selatan yang terkenal dengan karakter ombaknya yang ganas. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














