Beranda Nasional Jogja Ombak 3 Meter Balikkan Perahu di Depok, 4 Nelayan Terombang-ambing Berhasil Diselamatkan

Ombak 3 Meter Balikkan Perahu di Depok, 4 Nelayan Terombang-ambing Berhasil Diselamatkan

Ilustrasi perahu karam | freepik

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM — Aktivitas melaut di Pantai Depok kembali diwarnai insiden yang nyaris merenggut nyawa. Dalam rentang waktu kurang dari satu jam, dua perahu nelayan dilaporkan terbalik setelah dihantam gelombang, membuat empat nelayan sempat terombang-ambing di tengah laut, Rabu (25/3/2026) pagi.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 06.04 WIB, disusul insiden kedua pada pukul 06.50 WIB. Kedua kejadian tersebut langsung memicu respons cepat dari tim penyelamat setempat.

Koordinator Satgas Linmas Jogo Segoro Pantai Parangtritis dan Depok, Arief Nugraha, mengungkapkan bahwa pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari warga.

“Petugas piket Satgas Linmas Jogo Segoro dan Satlinmas Rescue Istimewa yang mendapat laporan itu langsung segera menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Dalam insiden pertama, dua nelayan yakni Anggoroyulianto (42) asal Parangtritis dan Marijan (47) asal Purworejo, sempat terombang-ambing setelah perahu mereka kandas dan terbalik. Proses penyelamatan dilakukan dengan cara menarik perahu menggunakan tali tambang yang diikatkan ke perahu nelayan lain.

Baca Juga :  Ditinggal Salat Id, Rumah di Kulon Progo Terbakar, Satu Orang Meninggal

Tak lama berselang, insiden kedua terjadi dan melibatkan dua nelayan asal Cilacap, Warisman (54) dan Mafuri (58). Keduanya juga sempat terombang-ambing di laut sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Berbeda dengan proses sebelumnya, penyelamatan pada kejadian kedua dilakukan dengan cara lebih ekstrem. Petugas harus berenang menuju korban dengan bantuan pelampung serta papan selancar.

“Masing-masing perahu itu terdapat dua nelayan,” kata Arief.

Ia memastikan seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat setelah dilakukan evakuasi oleh tim gabungan bersama nelayan setempat.

“Empat korban itu sudah berhasil diselamatkan. Proses evakuasi korban dilakukan dengan berenang menggunakan pelampung dan papan selancar,” ujarnya.

Baca Juga :  Tragis! Anak Balita Tertemper KA Gajayana, Ini Pernyataan Daop 6 Yogyakarta

Menurut Arief, kondisi gelombang laut saat kejadian memang cukup kuat meski masih dalam batas normal. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara satu hingga tiga meter.

“Ketinggian gelombang laut satu sampai tiga meter,” tandasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.