PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Di balik kelancaran arus mudik Lebaran 2026, ada pengorbanan yang tak selalu terlihat. Seorang anggota polisi di Pekalongan harus meregang nyawa usai menjalankan tugas pengamanan, menambah daftar panjang aparat yang gugur saat menjaga momentum hari raya.
Anggota Polres Pekalongan, Brigadir Kepala Septian Eko Nugroho, dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat pingsan usai bertugas di kawasan Alun-alun Kajen.
Kapolres Pekalongan, Ajun Komisaris Besar Rahmad Yusuf, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi setelah almarhum menyelesaikan tugas pengamanan. “Setelah melaksanakan tugas dan sempat beristirahat sejenak di sekitar lokasi, almarhum tiba-tiba pingsan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3/2026).
Rekan-rekan korban segera memberikan pertolongan dengan membawanya ke RSUD Kajen. Di Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis melakukan berbagai upaya penyelamatan, termasuk pemeriksaan elektrokardiogram dan tindakan resusitasi jantung.
Namun, nyawa Bripka Septian tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Berdasarkan keterangan kepolisian, almarhum diduga mengalami gangguan irama jantung yang berkaitan dengan sistem kardiovaskular atau penyakit jantung.
Peristiwa ini bukan satu-satunya selama pelaksanaan Operasi Ketupat, operasi kepolisian terpusat untuk pengamanan Lebaran. Sebelumnya, anggota Polsek Kampar, Ajun Inspektur Satu Apendra, juga meninggal dunia saat menjalankan tugas pengamanan malam Idulfitri 1447 Hijriah.
Selain itu, Brigadir Fajar Permana dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat dalam pengamanan arus mudik tahun ini.
Sebagai bentuk penghargaan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Apendra dan Fajar.
Rangkaian peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa tugas pengamanan Lebaran bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan juga menyimpan risiko besar bagi para petugas di lapangan—yang bekerja dalam tekanan tinggi demi memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














