SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepadatan lalu lintas di jalur utama Jogja–Solo kembali memakan korban jiwa. Kesalahan sepersekian detik saat bermanuver di jalan padat berujung tragedi, ketika dua sepeda motor dihantam mobil dari belakang hingga menewaskan satu pengendaranya.
Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi di Km 13 Jalan Jogja–Solo, tepatnya di wilayah Jalan Cangkringan, Desa Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan insiden melibatkan dua sepeda motor Honda Beat dan satu unit Toyota Fortuner.
Menurut keterangan, kedua pengendara motor masing-masing berinisial Y (51), warga Prambanan, dan RVA (20), warga Kalasan, melaju beriringan dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi kejadian, keduanya bermaksud berbelok ke kanan.
“Pada saat yang bersamaan dari arah belakang melaju Mobil Toyota Fortuner,” kata Argo.
Mobil tersebut dikemudikan DFW (30), warga Klaten. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan. Benturan keras membuat kedua sepeda motor terpental dan pengendaranya terjatuh di badan jalan.
Akibat kejadian itu, Y mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke instalasi forensik RS Bhayangkara Polda DIY.
Sementara itu, RVA mengalami luka di bagian kepala dengan kategori sedang dan langsung mendapatkan penanganan medis di RS Muhammadiyah Gamping. Pengemudi mobil dilaporkan selamat tanpa luka.
Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna penyelidikan lebih lanjut.
Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp12 juta. Dua sepeda motor mengalami kerusakan parah di bagian belakang dengan nilai sekitar Rp10 juta, sedangkan bagian depan mobil mengalami kerusakan senilai kurang lebih Rp2 juta.
Polisi kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian di jalan raya, terutama saat hendak berbelok di jalur padat.
“Kami mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu, dan menjaga jarak aman untuk mencegah kecelakaan, terutama di titik rawan. Karena keselamatan adalah tanggungjawab kita bersama,” ujar dia. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.













