Beranda Nasional Jogja Lilla Buka Toko Fisik Perdana di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Ibu dan Bayi

Lilla Buka Toko Fisik Perdana di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Ibu dan Bayi

Pengunjung melihat dan memilih produk perlengkapan bayi di gerai Lilla yang baru dibuka di Pakuwon Mall Jogja, Yogyakarta, Rabu (22/4/2026) | Istimewa

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Platform mom & baby Lilla membuka toko fisik perdana di Yogyakarta sebagai bagian dari ekspansi bisnis. Langkah tersebut  dilakukan untuk menyasar kebutuhan ibu dan bayi yang dinilai terus tumbuh.

Gerai tersebut berlokasi di Pakuwon Mall Jogja lantai 1 dan menjadi toko offline pertama Lilla di luar Jakarta. Kehadiran toko tersebut sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk ibu dan bayi yang telah melalui proses kurasi.

CEO Lilla, Chrisanti Indiana mengatakan, saat ini tantangan yang dihadapi para ibu bukan lagi keterbatasan informasi, melainkan menyaring informasi dan produk yang sesuai kebutuhan.

Peresmian toko fisik Lilla di Pakuwon Mall Jogja, Yogyakarta, Rabu (22/4/2026), ditandai dengan prosesi pemotongan pita | Istimewa

“Banyaknya pilihan membuat para ibu, terutama yang baru pertama kali, membutuhkan panduan dalam menentukan produk yang relevan dan aman,” ujarnya seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews, Rabu (22/4/2026).

Disebutkan, berdasarkan survei Indonesia Digital Mum Survey (DMS) 2024, sekitar 90 persen ibu di Indonesia memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi parenting dan produk. Selain itu, 63 persen ibu membeli kebutuhan bayi secara mandiri, dengan frekuensi belanja online 2–4 kali per bulan.

Baca Juga :  Belajar Surfing Tanpa Izin, Dua Remaja Terseret Arus di Parangtritis, Seperti Ini Nasibnya

Di sisi lain, diproyeksikan pertumbuhan penjualan produk ibu dan bayi di marketplace mencapai 55 persen pada 2025 dibanding tahun sebelumnya. Kategori yang mengalami peningkatan antara lain popok dan produk perawatan bayi.

Melihat tren tersebut, Lilla menghadirkan konsep belanja berbasis tahapan motherhood, di mana produk dikelompokkan sesuai fase kebutuhan ibu dan anak. Konsep ini diterapkan dalam tata ruang toko untuk memudahkan pengunjung menemukan produk secara lebih terarah.

Dijelaskan,toko seluas sekitar 198 meter persegi tersebut menyediakan lebih dari 2.500 produk dari 120 merek, mencakup kebutuhan kehamilan, menyusui, makanan pendamping ASI (MPASI), hingga perlengkapan anak. Selain itu, tersedia pula kategori baru berupa mainan edukatif untuk mendukung perkembangan anak.

Demikian pula, sejumlah fasilitas pendukung juga disediakan, seperti area bermain anak, meja interaktif untuk mencoba produk tertentu, serta layanan pembungkusan hadiah.

Adapun Yogyakarta dipilih sebagai lokasi ekspansi karena dinilai memiliki potensi pasar yang cukup besar. Data internal perusahaan menunjukkan sekitar 30 persen populasi keluarga muda di wilayah ini berada pada rentang usia produktif yang menjadi target utama produk ibu dan bayi.

Baca Juga :  Pintu Lift Terkunci, 12 Mahasiswi UAD Terjebak hingga Damkar Turun Tangan

Selain menyediakan produk, Lilla juga mengembangkan komunitas berbasis grup percakapan sebagai wadah berbagi pengalaman antaribu.

Lebih lanjut Chrisanti menjelaskan, pihaknya berharap kehadiran toko fisik tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya ibu muda, dalam memperoleh informasi dan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.