
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komitmen perguruan tinggi untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat kembali ditunjukkan Politeknik AKBARA Surakarta. Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kampus tersebut bersama Griya PMI Peduli menggelar penyembelihan hewan kurban berupa dua ekor sapi dan 20 ekor kambing, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Sumbing Raya Nomor 6, Mojosongo, Jebres, Solo. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada warga di sekitar kampus, penghuni Griya Bahagia, serta warga binaan Griya PMI Peduli.
Penyembelihan hewan kurban secara simbolis dilakukan oleh Ketua Yayasan Peduli Mandiri Insani, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus PMI Kota Surakarta, sivitas akademika, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Politeknik AKBARA dari Program Studi Teknologi Bank Darah, Manajemen Penanggulangan Bencana, dan Bisnis Digital.
Direktur Politeknik AKBARA Surakarta, Dr. Achmad Reza Diagitama, mengatakan kegiatan kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi mahasiswa.

Tampak depan gedung Politeknik AKBARA Surakarta | istimewa
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam seluruh proses, mulai dari persiapan, penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban, menjadi pengalaman berharga untuk menumbuhkan empati, kepedulian sosial, kerja sama, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Sementara itu, Prof. Jamal Wiwoho menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial. Kegiatan kurban ini menjadi media pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini dipelajari di ruang kelas,” ujarnya, seperti dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.
Sebagai kampus yang mengusung tagline Kompeten, Tangguh, Berkarakter, Politeknik AKBARA memandang pendidikan tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kepedulian sosial. Karena itu, kegiatan kurban dijadikan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Pelaksanaan kurban tersebut juga sejalan dengan semangat “Kampus Berdampak” yang terus didorong oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah. Konsep ini menekankan bahwa perguruan tinggi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Melalui kegiatan kurban, Politeknik AKBARA Surakarta berharap kehadiran kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam memperkuat solidaritas sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.
Selain berbagi kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga mempererat kolaborasi antara yayasan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan warga sekitar. Kampus berharap pengalaman terlibat langsung dalam kegiatan sosial seperti kurban dapat membentuk jiwa kepemimpinan, semangat pengabdian, serta kepedulian yang akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika terjun ke masyarakat maupun dunia kerja. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














