
SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Akses keuangan yang sesuai kebutuhan terbukti menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Analisis BukuWarung terhadap merchant penerima pembiayaan produktif menunjukkan bahwa 7 dari 10 merchant mengalami pertumbuhan pendapatan setelah memperoleh pembiayaan, dengan pertumbuhan pendapatan mencapai 58%.
Temuan ini menjadi salah satu semangat yang dibawa BukuWarung pada Laskar Agen Juara Semarang, bagian dari BukuAgen Roadshow 2026 yang bertujuan memperkuat kapasitas, literasi keuangan, dan komunitas merchant di berbagai daerah.
“Pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan membutuhkan lebih dari sekadar akses terhadap layanan keuangan. Karena itu, kami terus memperkuat ekosistem yang menghubungkan pembiayaan produktif, literasi keuangan, serta komunitas merchant yang saling mendukung. Melalui Laskar Agen Juara, kami ingin memastikan merchant tidak hanya memiliki akses terhadap layanan yang tepat, tetapi juga mendapatkan pengetahuan, jejaring, dan dukungan yang dibutuhkan untuk terus berkembang dan naik kelas,” ujar Romy Williams, VP Strategic Partnership, Compliance, dan Legal BukuWarung pada BukuAgen Roadshow 2026 di Semarang, Kamis (18/6/2026) yang merupakan rangkaian kegiatan program BukuWarung di tujuh kota utama Indonesia setelah National Summit pada Januari 2026.
Sebelumnya, acara ini telah diadakan di Jawa Barat, Banten, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Salah satu upaya BukuWarung dalam meningkatkan pendapatan merchant adalah dengan menghadirkan BukuModal, fitur pembiayaan produktif yang dirancang untuk membantu merchant mengembangkan usaha sesuai kebutuhan bisnis sehari-hari.
“Melalui akses pembiayaan yang relevan dan mudah diakses, BukuModal membantu merchant memperoleh tambahan modal untuk menambah stok, memperluas operasional usaha, serta mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” jelas Romy.
Dampak akses pembiayaan tersebut terlihat pada peningkatan performa usaha merchant, di mana mayoritas merchant penerima pembiayaan mencatat pertumbuhan pendapatan setelah memperoleh akses modal produktif melalui BukuModal. Sebanyak 43% merchant berhasil naik ke tier usaha yang lebih tinggi setelah memperoleh pembiayaan, sementara merchant pada tier awal mencatat pertumbuhan pendapatan hingga hampir lima kali lipat setelah memperoleh pembiayaan produktif.
“Temuan ini menunjukkan bahwa akses modal yang tepat dapat memberikan dampak paling besar bagi pelaku usaha yang masih dalam tahap membangun dan mengembangkan bisnisnya,” tambah Romy. Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














