Beranda Daerah Wonogiri Pria Diduga Bunuh Diri di Sendangrejo Baturetno! Istri Temukan Suami Meninggal di...

Pria Diduga Bunuh Diri di Sendangrejo Baturetno! Istri Temukan Suami Meninggal di Ruang Tamu

Pemeriksaan
Pemeriksaan jasad korban di rumahnya. Dok. Polres Wonogiri

DISCLAIMER: Berita ini bukan tutorial atau panduan untuk melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri. Jika Anda, anggota keluarga, teman, rekan kerja, atau orang di sekitar sedang mengalami tekanan psikologis, depresi, kecemasan berat, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional, hubungi layanan kesehatan, psikolog, psikiater, keluarga terdekat, tokoh masyarakat, atau pihak berwenang setempat agar mendapatkan pendampingan dan pertolongan yang tepat.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana tenang di wilayah Desa Sendangrejo, Kecamatan Baturetno, Wonogiri mendadak berubah menjadi duka pada Jumat sore (5/6/2026). Seorang warga berinisial EL (35), yang sehari-hari bekerja sebagai petani, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.

Peristiwa tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar setelah kabar penemuan korban menyebar. Aparat dari Polsek Baturetno Polres Wonogiri bergerak cepat mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya. Kejadian bermula ketika seorang pengantar paket datang ke rumah dan berulang kali memanggil korban, namun tidak mendapatkan jawaban. Merasa ada sesuatu yang tidak biasa, istri korban kemudian berusaha mencari keberadaan suaminya.

Saat memasuki ruang tamu melalui pintu belakang rumah, saksi dibuat terkejut setelah mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung. Dalam kondisi panik, ia segera meminta bantuan warga sekitar. Warga yang datang ke lokasi kemudian membantu dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  Monyet Kuasai 25 Kecamatan di Wonogiri! Bobol Atap Rumah Habisin Nasi, Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Tak Boleh Dibunuh

Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Baturetno bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Sejumlah langkah dilakukan mulai dari pengamanan area, olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, koordinasi dengan tenaga medis hingga proses evakuasi jenazah.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui jajaran Polsek Baturetno menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional dan sesuai prosedur yang berlaku.

Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan penyebab kematian secara objektif. Tim medis yang melakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban menemukan sejumlah tanda yang sesuai dengan kasus gantung diri.

“Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis menunjukkan adanya bekas jeratan pada leher, serta tanda-tanda lain yang lazim ditemukan pada kasus gantung diri. Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” ungkap Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo.

Hasil pemeriksaan tersebut menguatkan dugaan bahwa tidak ditemukan unsur kekerasan dari pihak lain dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, seluruh rangkaian pemeriksaan tetap dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan setiap fakta yang ada di lokasi.

Baca Juga :  Camat Selogiri Digoyang Protes! Perangkat Desa Minta Fredy Sasono Dicopot dari Jabatannya

Polres Wonogiri juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga dan lingkungan sekitar. Ketika menemukan seseorang yang mengalami masalah sosial, ekonomi, tekanan emosional, atau kondisi yang berpotensi mengganggu kesehatan mental, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk mengajak berkomunikasi dan membantu menghubungkan dengan pihak yang dapat memberikan pendampingan.

✓ Bangun komunikasi yang terbuka dalam keluarga

✓ Jangan mengabaikan perubahan perilaku yang mencolok

✓ Dorong untuk mencari bantuan profesional bila diperlukan

✓ Libatkan tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, maupun pihak terkait apabila menemukan warga yang membutuhkan pendampingan

Peristiwa yang terjadi di Baturetno ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi mental orang-orang terdekat di sekitar kita. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.