WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Duka menyelimuti Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Seorang pria berinisial TS (65), warga Lingkungan Mirahan, Kelurahan Tanjungsari, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat menebang pohon jati di samping rumahnya sendiri, Kamis (16/7/2026).
Peristiwa yang mengundang keprihatinan warga. Setelah dilakukan penyelidikan, Polres Wonogiri memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut. Hasil pemeriksaan mengarah pada dugaan kecelakaan kerja saat korban sedang melakukan aktivitas penebangan pohon.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban diduga sedang menebang pohon jati dengan ketinggian sekitar enam meter yang berada di samping rumahnya. Nahas, dalam proses tersebut korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dari atas pohon.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di pekarangan samping rumah dengan luka akibat benturan keras. Tanpa menunggu lama, korban segera dievakuasi menuju RS Hermina Wonogiri untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Meski tim medis telah berupaya memberikan pertolongan terbaik, kondisi korban tidak dapat diselamatkan. Pada pukul 12.16 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia akibat Cedera Kepala Berat (CKB).
Kabar meninggalnya korban kemudian dilaporkan ke Polsek Jatisrono sekitar pukul 18.30 WIB. Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan serangkaian penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian.
Di lokasi kejadian, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi sekitar, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis. Petugas juga menemukan sebuah tangga yang masih bersandar di pohon jati yang diperkirakan memiliki tinggi sekitar enam meter. Setelah insiden tersebut, pohon jati akhirnya ditebang oleh warga demi alasan keamanan.
Hasil pemeriksaan luar bersama tenaga medis menunjukkan korban mengalami sejumlah luka akibat benturan, di antaranya patah pada pergelangan tangan, luka di bagian dahi dekat pelipis kiri, serta memar pada bahu kiri. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, membenarkan hasil penyelidikan tersebut.
“Setelah menerima laporan, anggota Polsek Jatisrono segera mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memintai keterangan para saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis, serta mengumpulkan barang bukti. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diduga terjatuh dari pohon jati saat melakukan aktivitas penebangan dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas AKP Anom Prabowo.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat melakukan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, terutama ketika menebang pohon berukuran besar.
Beberapa langkah sederhana dinilai dapat mengurangi risiko kecelakaan, antara lain:
🟢 Menggunakan alat pelindung diri yang sesuai.
🟢 Memastikan kondisi pohon dan area sekitar aman sebelum memulai pekerjaan.
🟢 Tidak bekerja sendirian sehingga ada yang dapat segera memberikan pertolongan apabila terjadi keadaan darurat.
🟢 Menggunakan peralatan yang layak dan memastikan pijakan maupun tangga berada dalam kondisi stabil.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pekerjaan yang terlihat rutin sekalipun tetap menyimpan risiko besar apabila dilakukan di ketinggian. Kehati-hatian, kesiapan peralatan, dan pendamping saat bekerja dapat menjadi faktor penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.
Seluruh keluarga besar korban pun diharapkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















