Beranda Daerah Wonogiri Antrean BBM Mengular di SPBU Wonogiri, Wabup Imron Sebut Tak Terjadi di...

Antrean BBM Mengular di SPBU Wonogiri, Wabup Imron Sebut Tak Terjadi di Daerah Lain

BBM
Antrean BBM di sebuah SPBU di Wonogiri. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Wonogiri dalam beberapa hari terakhir menjadi pemandangan yang dikeluhkan banyak warga. Sejak pagi hingga malam, deretan sepeda motor, mobil pribadi, truk, hingga kendaraan angkutan barang tampak memenuhi area SPBU untuk mendapatkan bahan bakar, terutama jenis Pertalite dan Solar alias BBM subsidi.

Tidak sedikit pengendara mengaku harus menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk mengisi BBM. Kondisi ini memicu keluhan karena mengganggu aktivitas harian, mulai dari pekerja, pelaku usaha, sopir angkutan, hingga petani yang bergantung pada ketersediaan bahan bakar untuk menjalankan peralatan pertanian.

“Sering kejadian, Mas, sudah antri, pas sampai hampir tiba giliran (mendapatkan BBM) ternyata pertalite sudah habis,” jelas salah satu pengendara, Mahmud, Jumat (7/8/2026).

Sejumlah warga berharap antrean panjang tersebut tidak berlangsung lama. Mereka menginginkan kepastian mengenai penyebab antrean sekaligus solusi agar distribusi BBM kembali normal sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Fenomena tersebut akhirnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno meminta dinas terkait segera bergerak melakukan koordinasi guna mengetahui penyebab pasti antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Permintaan itu disampaikan Imron saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Wonogiri yang berlangsung di Ruang Kahyangan Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Kamis (6/8/2026).

Menurut Imron, antrean panjang yang terjadi di Wonogiri menjadi perhatian karena di sejumlah daerah lain kondisi serupa tidak terjadi. Oleh sebab itu, pemerintah daerah ingin memperoleh informasi yang jelas agar langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat.

Baca Juga :  Bukan Boyolali Saja! Wonogiri Berpotensi Jadi Pusat Sapi Perah dan Daging Berkualitas

“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Bupati dan Pak Kapolres Wonogiri untuk mengetahui langkah yang perlu dilakukan dalam mengatasi persoalan ini,” ujar Imron.

Ia menegaskan, ketersediaan bahan bakar memiliki peran sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat. Jika pasokan atau distribusi BBM terganggu, dampaknya akan dirasakan oleh hampir seluruh sektor, mulai dari transportasi, perdagangan, hingga pertanian.

Imron mengingatkan agar persoalan ini tidak sampai menghambat roda perekonomian masyarakat. Terlebih, Kabupaten Wonogiri memiliki banyak warga yang menggantungkan aktivitas ekonomi pada kendaraan bermotor maupun mesin pertanian yang membutuhkan pasokan BBM setiap hari.

“Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan BBM untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari maupun mendukung kegiatan ekonomi, khususnya para petani yang membutuhkan bahan bakar untuk operasional pertanian,” tegasnya.

Wakil Bupati juga meminta Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Wonogiri segera berkoordinasi dengan pengelola SPBU guna mengetahui faktor utama yang menyebabkan antrean panjang tersebut.

Pemerintah ingin memastikan apakah antrean dipicu oleh peningkatan permintaan, kendala distribusi, pengaturan penyaluran, atau faktor lain yang perlu segera diselesaikan bersama.

“Nantinya dapat diketahui apa penyebab antrean ini, sehingga bisa dicarikan solusi bersama agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan BBM dengan baik,” kata Imron.

Baca Juga :  Mobil Terbakar di SPBU Bulukerto! Hangus Saat Antre Pertalite

Langkah koordinasi tersebut diharapkan menghasilkan solusi yang cepat sehingga pelayanan di SPBU kembali normal. Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga berharap seluruh pihak, mulai dari pengelola SPBU hingga instansi terkait, dapat bersinergi menjaga kelancaran distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Bagi masyarakat Wonogiri, keberadaan BBM bukan sekadar kebutuhan transportasi, tetapi menjadi penopang aktivitas ekonomi sehari-hari. Petani memerlukan solar untuk mengoperasikan mesin pertanian, pelaku usaha membutuhkan kendaraan untuk distribusi barang, sedangkan pekerja mengandalkan kendaraan pribadi untuk mobilitas.

Karena itu, kepastian penyebab antrean menjadi hal yang dinantikan masyarakat. Dengan adanya koordinasi lintas instansi yang tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, diharapkan persoalan antrean BBM dapat segera teratasi sehingga masyarakat kembali memperoleh pelayanan yang tertib, cepat, dan lancar tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.