Beranda Daerah Wonogiri Coca-Cola Foundation Indonesia Perluas Manfaat Embung Doho Girimarto

Coca-Cola Foundation Indonesia Perluas Manfaat Embung Doho Girimarto

Coca-Cola Foundation Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri meresmikan perluasan manfaat Embung Doho di Desa Doho, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Rabu (7/10/2026). Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Coca-Cola Foundation Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri meresmikan perluasan manfaat Embung Doho di Desa Doho, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Rabu (7/10/2026). Peresmian ini mengokohkan transformasi Embung Doho yang tidak hanya berfungsi sebagai penampung air irigasi, tetapi juga berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi warga berbasis energi terbarukan dan wisata komunitas.

Diketahui, Embung Doho merupakan proyek embung pertama Coca-Cola di Indonesia yang dibangun sejak 2018 dengan luas kawasan 1,5 hektare dan kapasitas tampung 15.872 meter kubik air tersebut, kini dilengkapi dengan fasilitas pendukung baru berupa penambahan dua titik instalasi panel surya dan Sentra Kuliner UMKM Doho.

Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia sekaligus Ketua Coca-Cola Foundation Indonesia, Triyono Prijosoesilo, mengaku bangga melihat perkembangan embung pertama tersebut.

“Embung ini adalah embung pertama yang kami bangun di Indonesia pada tahun 2017 lalu. Kami sangat senang melihat keberadaannya tidak hanya memberikan manfaat air secara langsung untuk pertanian dan perkebunan, tetapi ternyata juga memberikan manfaat ekonomi yang lain,” ungkap Triyono.

Baca Juga :  Kekeringan Wonogiri Kasad Jenderal Maruli Turun Tangan, 52 Meter Dibor Air Akhirnya Keluar

Triyono menjelaskan, penambahan instalasi panel surya dihadirkan untuk meningkatkan efisiensi pemompaan air ke lahan pertanian warga sekaligus memenuhi kebutuhan listrik di area taman kuliner secara ramah lingkungan.

“Kami mendukung instalasi panel surya untuk pemompaan air sehingga bisa dialirkan ke kebun-kebun dan sawah warga, serta untuk pemanfaatan listrik di taman kuliner. Fasilitas taman kuliner ini juga mengedepankan efisiensi akses air, termasuk pemanfaatan air hujan dan penggunaan kembali air untuk kebutuhan non-konsumsi,” jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan air yang bijak dan efisien menjadi aspek krusial di tengah ancaman perubahan iklim. Kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan sektor swasta harus terus dijaga untuk dampak berkelanjutan.

“Harapan kita, apa yang dikelola panitia bisa memberikan manfaat yang baik dan menjadi inspirasi bahwa kita harus menjaga sumber daya air sebaik-baiknya. Keberlanjutan adalah tentang menciptakan manfaat jangka panjang yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Triyono.

Baca Juga :  Sempat Tertahan di Grup, New Persik’s 84 Balik Menggigit dan Tumbangkan Macan Tuban di Final Keduang Pesido

Sementara itu, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Wonogiri, Joko Purwidyatmo, yang mewakili Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, menyampaikan apresiasi atas komitmen berkelanjutan Coca-Cola Foundation di Wonogiri.

“Dampak positif pembangunan embung ini yang utama adalah mampu menghadirkan fasilitas irigasi dan ketahanan ketersediaan air untuk budidaya pertanian, yang kemudian berkembang menjadi destinasi wisata masyarakat lokal. Hadirnya fasilitas Warung UMKM ini semakin menguatkan visi Kabupaten Wonogiri yang berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” kata Joko.

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.