JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Angin Puting Beliung Terjang 2 Desa di Kalijambe. Satu Madrasah dan Rumah Warga Jadi Korban

Warga bersama perangkat desa dan unsur Muspika Kalijambe saat bekerjabakti mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa MIM Banaran, Kalijambe, Senin (29/1/2018). Foto/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Warga bersama perangkat desa dan unsur Muspika Kalijambe saat bekerjabakti mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa MIM Banaran, Kalijambe, Senin (29/1/2018). Foto/JSnews

SRAGEN–  Angin puting beliung menerjang wilayah Kalijambe,  Senin (29/1/2018) siang. Akibat terjangan angin,  sejumlah pohon besar tumbang dan mengakibatkan kerusakan.

Data yang dihimpun di lapangan, insiden pertama terjadi ketika pohon jati besar mendadak tumbang dan menimpa bangunan ruang sekolah dan kamar mandi di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM)  di Dukuh Banaran,  Desa Trobayan,  Kalijambe Senin (29/1/2018) sekira pukul 11.00 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kejadian tumbangnya pohon sempat memicu kepanikan di sekolah.

Baca Juga :  Bukan Bunuh Diri, Kapolsek Ungkap Penyebab Kematian Mayat Pria Telanjang Dada di Pos Ronda Sragen Kota. Ada Warga Lihat Korban Sempat Melambaikan Tangan

Informasi yang dihimpun di lapangan, pohon jati itu tumbang bersamaan dengan angin yang menerjang wilayah tersebut.

“Tiba-tiba pohon ambruk dan menimpa bangunan kamar mandi di MIM Banaran. Kerusakan bagian genting dengan kerugian sekitar Rp 200.000. Tadi dilaporkan oleh salah satu guru Bu Rofikoh.  Beruntung enggak ada korbannya,” papar Kasie Trantib Kalijambe,  Agus Subagyo.

Pada saat bersamaan angin kencang juga menerjang pemukiman warga di Dukuh Nyaen RT 2, Desa Trobayan,  Kalijambe. Angin menumbangkan pohon besar yang menimpa rumah Loso (63), warga Dukuh Nyaen RT 3, Desa Trobayan.

Baca Juga :  Awas, 7 Hutan di Solo Raya Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran. KPH Surakarta Sebut di Antaranya Lereng Lawu, Tangen Sragen Hingga Wonogiri!

Beruntung saat kejadian,  penghuni rumah langsung keluar menyelamatkan diri. Meski tidak ada korban jiwa,  akibat kejadian itu,  atap rumah korban mengalami kerusakan sedang dengan kerugian sekitar Rp 2 juta.

“Tadi unsur terkait sudah terjun ke lokasi bersama warga menebang pohon yang tumbang dan bekerjabakti membantu perbaikan rumah warga yang rusak di Trobayan, ” jelasnya. Wardoyo