loading...


Pemilik Toserba Lestari Nglangon, Toyib Usman masih syok mendapati tokonya dibobol komplotan pencuri, Selasa (30/1/2018). Foto/JSnews

SRAGEN– Aksi pembobolan Toserba “Lestari” di tepi jalan utama Nglangon,  Karang Tengah,  Sragen Selasa (29/1/2018) dinihari membuat pemilik toko,  Toyib Usman (48) memang sempat terpukul.  Namun ia mengaku sebenarnya sudah ada firasat pada malam kejadian sebelum tokonya dibobol.

“Entah mengapa tadi malam itu saya tidur nggak bisa nyenyak. Hawane gelisah,  nggak bisa tidur. Saya sempat berfikir,  akan ada apa.  Nggak tahunya pagi harinya didatangi Pak RT kalau toko saya kemalingan, ” paparnya Selasa (30/1/2018).

Baca Juga :  Pengumuman Seleksi CPNS Sragen. 358 Pelamar Dinyatakan Gugur, Total Pendaftar 3.258 Orang 

Pengusaha asal Bendo,  Sukodono itu mengaku firasat buruk juga sempat ia rasakan saat tokonya pertama kali dibobol pencuri Agustus 2017 silam. Kala itu,  ia sempat merasakan hawa tak beres ketika pohon di depan tokonya mendadak ambruk.

“Ternyata paginya toko saya juga dibobol.  Dulu kerugiannya malah lebih banyak sekitar Rp 15 jutaan, ” tukasnya.

Baca Juga :  Terungkap, 147 Temuan Pengelolaan Anggaran di Sragen Tahun 2017 Berpotensi Rugikan Keuangan Negara

Seperti diketahui,  tokonya kembali dibobol komplotan pencuri Selasa (30/1/2018) dinihari.

Dengan membobol gembok pintu depan,pelaku yang diketahui berjumlah empat orang dan mengendarai mobil Avanza warna putih itu menguras etalase berisi 700 bungkus rokok berbagai merek. Wardoyo

Loading...