loading...
Loading...
Kondisi konter Arus Balik Cell usai dikuras kawanan pencuri.

SRAGEN–  Jumat (12/1/2018) dinihari menjadi hari yang tak akan dilupakan oleh Dwi Rahayu (29) pemilik Konter Arus Balik Cell. Betapa tidak,  hari itu dirinya menjadi orang pertama yang mengetahui kondisi konternya terkuras maling.

Tak ada satu pun dagangan yang tersisa. Puluham HP baru dan bekas berikut paket data berbagai jenis yang ada di dalam konter,  habis terkuras.

Baca Juga :  Kecewa Besaran UMK, Buruh di Sragen Mengaku Terima dengan Terpaksa. Berharap Angka Ketetapan Gubernur Bisa Naik Lagi! 

Tak pelak,  kejadian itu membuat Dwi langsung terpukul.  Dalam kondisi masih meratap,  ia mengaku sama sekali tak menyangka bakal mengalami hal itu.

“Ini masih menyewa (ngontrak) dengan biaya kontrak pertahun Rp 30 juta. Kalau  disini yang bekerja suami saya. Kebetulan tadi malam pulang ke rumah di Kedawung, ” paparnya kepada wartawan,  Jumat (12/1/2018).

Baca Juga :  Fakta Miris, 60 % Emak-emak di Desa Terpencil Sragen Didera Gangguan Tulang Saking Beratnya Beban Kerjaan. Pengobatan Gratis Polres Langsung Diserbu, Nenek 101 Tahun Sampai Ikut Antri

Menurutnya, dari rekaman CCTV, pelaku  yang masuk ke dalam hanya satu orang. Namun yang di luar konter,  tidak terdeteksi CCTV.

Pelaku sempat meninggalkan sendal di atap.  Menurut rencana rekaman CCTV dan sandal itu akan diserahkan ke poliso sebagai barang bukti.

“Setiap hari tutup sekitar pukul 22:00 WIB. Perkiraan pelaku pencurian sudah memantau dan mengamati ke seharian konter memantau jauh jauh hari,” tukasnya.

Baca Juga :  Boyong Semua Pejabat, UNS Teken MOU Kerjasama dengan Ndayu Park Sragen. Rektor Sebut Outbond November Bakal Jadi Malam Pertama 

Kapolsek Sragen Kota AKP Suseno Mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman mengatakan petugas sudah terjun ke lokasi dan mengambil rekaman CCTV di konter korban.

“ Kasus pencurian ini masih kami dalami, ” tandasnya. Wardoyo

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.