loading...


Ilustrasi

BALI – Seorang siswi SMP berinisial LGDS berusia14 tahun meninggal dunia usai melakukan hubungan intim dengan pacarnya AW ( 25) di Tabanan, Bali.
Jenazah korban, kini di autopsi di RSUP Sanglah. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa, Ia menyebutkan pihaknya masih menunggu hasil autopsi.
“Masih menunggu hasil autopsi, telah dibawa ke Sanglah Minggu (21/1/2017) sekitar pukul 00.00 WITA, ” katanya, (22/1/2017).

Sementara itu, pacar korban, AW masih berada di Polres Tabanan untuk menjalani pemeriksaan.

AKP Suyasa menyayangkan kejadian terset menimpa remaja yang masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama.
Pihaknya belum mendapatkan keterangan orangtua karena masih berada di RSUP Sanglah.
“Kenapa bisa sebebas itu, nanti akan kami konfirmasikan kepada orangtuanya,” jelasnya.
Korban adalah  pelajar SMP Asal Selemadeg atas nama LGDS (14) tewas setelah berhubungan intim sebanyak dua kali dengan pacarnya AW (25) asal Seririt, Singaraja, Bali. Pacar LGDS sedang menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan, (21/1/2018) malam.
Informasi yang berhasil dihimpun, kedua sejoli ini mulai kenal sejak 29 Desember 2017 melalui aplikasi BBM, kemudian beberapa kali mulai ketemuan.
Lantas pacar korban mengajak berhubungan badan pada hari Minggu (21/1/2018).
Sebelumnya mereka bertemu di daerah air terjun Singsing Angin, Selemadeg sekira Pukul 13.30 WITA.
Kemudian korban diajak oleh pacarnya ke tempat kost di daerah Dangin Carik, Tabanan.

Baca Juga :  Gara-gara Kata Idiot, Musisi Ahmad Dhani Resmi Ditetapkan Tersangka Pencemaran Nama Baik 

Dari hasil pemeriksaan fisik, ditemukan beberapa luka lecet dan luka memar di tubuh korban.
Menurut keterangan Kepala Instalasi Kedoteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, dr. Dudut Rustiyadi, luka lecet dan memar tersebut ditemukan di bibir, leher kanan-kiri, dada, dan paha kanan-kiri.
“Dari pemeriksaan luar jenazah, kami temukan ada beberapa luka, yaitu luka lecet dan memar pada daerah bibir, leher, dada dan di paha,” kata Dudut.

Baca Juga :  Ini Dia Bahasa Kode dalam Kasus Suap Meikarta yang Seret Bupati Bekasi Jadi Pesakitan

Selain itu, dari kemaluan juga keluar darah.
Penyebab korban meninggal dari hasil pemeriksaan luar karena kekurangan oksigen.
Hal ini karena ditemukan warna kebiruan di bibir dan kuku.
Dari organ-organ dalamnya juga ada bintik-bintik pendarahan dan pelebaran pembuluh darah.
“Jadi orang ini mati, karena mati lemas kekurangan oksigen,” tambah Dudut. (Tribunnews)

Loading...