Beranda Daerah Boyolali Penemuan Jasad wanita berambut pirang di Selatan Waduk Cengklik : Motif Pembunuhan...

Penemuan Jasad wanita berambut pirang di Selatan Waduk Cengklik : Motif Pembunuhan Ketahuan Hendak Mencuri

280
BAGIKAN

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhie saat menunjukan barang bukti kasus pembunuhan Dera Dergawanti Dirgahayu kepada wartawan. Foto : JSnews/Satria Utama

SOLO-Motif pembunuhan sadis jasad yang ditemukan di area persawahan sebelah selatan Waduk Cengklik pada Senin (22/1/2018 terungkap. Terungkapnya motif pembunuhan pencurian dengan kekerasan setelah pihak Kepolisian Resor (Polres) Boyolali berhasil menangkap pelaku.
“Motifnya pencurian, lantaran ketahuan hendak mencuri di rumah korban tersangka nekat membunuh korban,” kata Kepala Polresta Boyolali, AKBP Aries Andhi kepada wartawan, di Mapolresta Boyolali Minggu (28/1/2018).

Kapolres mengungkapkan, pelaku pembunuh Dera Dewanti Dirgahayu (38) karyawan sebuah BPR di Colomadu, Karanganyar berinisial KY (21). Pelaku tercatat sebagai warga Perumahan Sawahan, Ngemplak Boyolali.
“Pelaku merupakan warga di sekitar tempat tinggal korban,” sambung Kapolres.

Mengenai adanya upaya pembunuhan berencana, menurut Kapolres, penyidik masih melakukan penyidikan lebih lanjut. Andhi menjelaskan, dari hasil pengembangan penyidikan sementara, pelaku tega membunuh korban lantaran ketahuan saat hendak mencuri barang milik korban.

“Pelaku ketakutan lantaran korban langsung berteriak saat melihat tersangka. Tersangka langsung menganiaya korban. Mulut korban disumbat dengan kain hingga akhirnya tewas lantaran kehabisan nafas,” jelas Kapolres.

Kapolres menyampaikan lebih detail, pelaku tinggal di Sawahan, Ngemplak, Boyolali. Tempat tinggal tersangka tidak jauh dari tempat tinggal korban. Menurut dia, tersangka awalnya tak berniat membunuh tersangka.

“Awalnya pelaku hanya akan melakukan pencurian di rumah korban. Namun saat beraksi, korban yang terbangun berteriak. Karena panik, pelaku kemudian menyumbat mulut korban,” sambung Kapolres.

Ia melanjutkan, saat melakukan aksinya, pelaku masuk dari belakang rumah korban. Pelaku lantas naik ke genteng dan turun melalui plafon. “Pada saat akan melakukan aksi pencurian, aksi tersebut diketahui oleh korban. Korban yang berteriak langsung dianiaya pelaku dan menyumbat mulut korban,” terangnya.

Korban, lanjut Aries Andhie, lalu pura-pura pingsan. Ada kemungkinan agar tidak dilakukan tindak penganiayaan selanjutnya. “Saat pelaku mau keluar rumah, korban kembali berteriak. Pelaku kembali menganiaya korban dengan menyumbat mulut korban dan mengikat tangannya. Korban yang kehabisan nafas akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Menurut Andhie, mengetahui korban sudah tidak bernyawa, pelaku langsung menyeret jasad korban dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil milik korban. Selanjutnya, kata Kapolres, pelaku langsung kabur dengan mobil korban dan sejumlah barang berharga milik korban. Jasad korban dibuang ke area persawahan selatan Waduk Cengklik dan ditutup dengan selimut warna merah.

“Pelaku kemudian kabur dengan membawa mobil korban dan sejumlah barang berharga hasil tindak kejahatan lainnya sebelum ditangkap petugas kepolisian,” sambung Kapolres. Satria Utama

Seperti diberitakan, sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan di selatan Waduk Cengklik sempat menggemparkan warga sekitar. Sesosok mayat itu ditemukan tergeletak di pinggir jalan masuk menuju ke obyek wisata waduk Cengklik, Dukuh Ngargorejo, Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, Boyolali pada Senin (22/1/2018) pagi.
Saat ditemukan, korban diikat, mulut disumpal kain dan diikat menggunakan sabuk. Di lehernya juga ditemukan bekas jeratan.
Korban kali pertama ditemukan oleh seorang ibu, Jiyem (55), sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu warga Dukuh Buntungan, Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak hendak ke sawah.
Satria Utama