loading...
Tim Densus 88 Mabes Polri saat menyerahkan barang bukti kepada istri Jumali alias Andi Skok

SRAGEN –  Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri kembali datang ke Sragen,  Jumat (12/1/2018). Namun kedatangan mereka bukan untuk menggerebek terduga teroris.

Tim yang identik dengan penangkapan pelaku tindak pidana terorisme itu datang ke Polsek Gemolong kemudian ke Kalijambe untuk mengembalikan sejumlah barang bukti milik Jumali alias Andi Skok (30) warga Kalijambe terduga teroris yang digerebek setahun silam di bengkelnya,  Godekan,  Kragilan,  Gemolong akhir Januari 2017.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman mengungkapkan kedatangan tim Densus 88 Mabes Polri itu dalam rangka penyerahan kembali barangbukti yang dikembalikan oleh team dari tersangka teroris Jumali.

Baca Juga :  4.000 Lebih Pemudik Sragen Sudah Tiba, Bupati Wajibkan Semua PO Bus Turunkan Penumpang di Terminal untuk Discreening. Soal Kemungkinan Lockdown, Begini Tanggapan Bupati!

“Ada 8 item barang bukti yang telah disita team invetigasi Densus 88 Mabes Polri dari tersangka teroris Jumali,  diserahkan kembali kepada pihak keluarganya di Gemolong Sragen. Barangbukti tersebut diterima istri tersangka,” paparnya Jumat (12/1/2018).

Kapolres menguraikan tim Densus itu terdiri dari dua personel.  Mereka kemudian langsung mendatangi rumah tersangka Jumali di Dukuh Sendang, Desa Bukuran, Kalijambe untuk menemui keluarga tersangka.

Di rumah itu,  tim ditemui istri tersangka. Setelah itu,  tim menyerahkan  8 dari 26 item yang disimpan oleh Polres Sragen kepada istri Jumali.

Barang bukti yang diserahkan diantaranya dokumen buku nikah dan kartu BKPM Surakarta, BPKB Honda atas nama Samiyem, BPKB truk atas nama Daliyo Raharjo.

Baca Juga :  Terpukul Badai Corona, Dunia Usaha dan Industri di Sragen Mulai Menjerit. Omset Anjlok Hingga 50 Persen Lebih

Lantas kartu keluarga atas nama Jumali, kartu penduduk atas nama istri Jumali, 2 buah akta kelahiran, kendaraan truk Izusu warna merah bernomor polisi AD 1349NV. Wardoyo

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here