loading...


Pemilik Toserba Lestari Nglangon, Toyib Usman masih syok mendapati tokonya dibobol komplotan pencuri, Selasa (30/1/2018). Foto/JSnews

SRAGEN– Aksi pembobolan Toserba “Lestari” di tepi jalan utama Nglangon,  Karang Tengah,  Sragen Selasa (29/1/2018) dinihari membuat pemilik toko,  Toyib Usman (48) memang terpukul. Sebab insiden pencurian itu merupakan kali kedua yang dialaminya dalam kurun enam bulan terakhir.

“Yang pertama dulu tanggal 17 Agustus 2017. Waktu itu, saya juga tidur di rumah. Tahu-tahu sampai sini,  toko sudah rusak gemboknya. Plafon jebol.  Yang dibawa jauh lebih banyak.  Rokok semua habis dikuras. Kalau ditotal nilainya dulu sekitar Rp 15 juta, ” papar pengusaha asal Dess Bendo,  Sukodono itu kepada Joglosemarnews.com.

Baca Juga :  Miris, Pasangan Kakek-Nenek di Sragen Nekat Bandari Judi dan Pasok Miras Ciu. Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi 

Toyib mengakui meski tokonya lumayan besar dan komplit,  dirinya memang lebih sering pulang ke rumahnya di Sukodono dan tidur bersama istrinya.

Saat ditanya apakah tokonya sudah dilengkapi CCTV,  Toyib mengaku belum. Mengingat sudah dua kali kebobolan,  ia mengaku trauma dan akan sering menunggu serta tidur di tokonya itu.

Baca Juga :  Maju Dari Dapil Sragen III, Hardiyana Rela Tanggalkan Jabatan Kades. Andalkan Dukungan Rakyat, Siap Majukan Sragen Barat 

“Nanti malam saya tidur sini. Ya lemes juga,  syok Mas. Gek saiki ekonomi sulit,  malah ada alangan kayak gini, ” tukasnya.

Ia berharap polisi bisa mengungkap kasus pembobolan di tokonya itu dan menangkap pelakunya. Sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.  Wardoyo

Loading...