JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Murid SMP di Jatipurno Melahirkan, Ini Yang Dilakukan Pemkab

Reni Ratnasari
Reni Ratnasari

WONOGIRI-Pemkab Wonogiri langsung terjun ke lapangan melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan seksual, sebut saja Bunga (12). Sebagaimana diwartakan Bunga menjadi korban ulah tetangganya yang sudah berusia 63 tahun.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Wonogiri, Reni Ratnasari mengatakan pendampingan dilakukan segera setelah kasus itu terungkap. Tujuannya, memulihkan trauma yang dialami Bunga yang kini telah melahirkan itu.

“(Pendampingan) Kami lakukan sesaat setelah kasus terungkap. Pendampingan terus kami jalankan,” kata dia, Kamis (8/2/2018).

Baca Juga :  Update COVID-19 Sukoharjo, Pasien Meninggal Kini Mencapai 24 Orang, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Meroket Lagi di Angka 566

Jajarannya menggandeng psikolog untuk memberikan pendampingan dan upaya pemulihan trauma psikis yang dialami siswi kelas 7 SMP swasta tersebut. Dia menyebutkan, korban melahirkan bayinya di rumah sakit pada Rabu (7/2/2018) pukul 05.30 WIB secara normal.

Pihaknya juga menjembatani proses pengasuhan bayi laki-laki itu nantinya.
Tapi harus dirembug secara keluargaan, baik keluarga korban maupun keluarga pelaku. Pasalnya bagaimanapun juga bayu itu anak si pelaku.

Baca Juga :  Ini Dugaan Penyebab Menurunnya Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada, Gegara Penggabungan TPS Hingga Jarak Semakin Jauh Dikhawatirkan Pemilih Malas Datang

“Korban baru berumur 12 tahun, sedangkan pelaku sudah dewasa dan beristri dan punya anak. Terus terang itu namanya terlalu bejat,” tandas dia.

Menurutnya, jika kasus itu terjadi antara anak dan anak, pihaknya masih dapat memaklumi. Namun ketika si pelaku itu pria dewasa, maka pihaknya mengutuk keras dan menyebut pelaku tak ubahnya manusia yang tak beradab dan beragama. Aris Arianto