JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Astaga, 3 Remaja Gemolong Digerebek Pesta Oplosan di Kios Terminal. Saat Diamankan, Kondisinya Sudah Begini..

Ilustrasi penggerebekan remaja pesta miras di Gemolong
Tim Polsek Gemolong saat menggerebek tiga remaja tengah pesta miras oplosan di kios agen bus Terminal Gemolong, Jumat (2/2/2018) malam. Foto/JSnews

SRAGEN– Tim Polsek Gemolong terus menggencarkan operasi terhadap lokasi rawan kriminalitas dan kenakalan remaja, Jumat (2/2/2018) malam. Setelah menangkap dua pelajar SMK dua hari sebelumnya, tim kembali mengamankan tiga remaja yang tengah pesta miras.

Ketiga remaja itu digerebek saat tengah pesta ciu oplosan di sebuah kios agen bus yang ada di kompleks sub terminal Gemolong. Ironisnya,  saat diamankan, ketiganya dalam kondisi setengah teler.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Gemolong,  AKP Supadi mengatakan ketiga remaja yang diringkus saat pesta minuman haram itu masing-masing diketahui bernama Harno,  Puji dan Samsul.

Baca Juga :  Tambah Lagi, 2 Warga Gemolong dan Sragen Positif Terpapar Covid-19. Jumlah Total Kasus 513, Sudah 71 Warga Meninggal Dunia

“Dari hasil pendataan,  mereka berasal dari Ngembatpadas, Gemolong, ” paparnya Sabtu (3/2/2018).

Saat diamankan, ketiga remaja itu tak bisa berkilah. Mereka juga pasrah karena kondisinya juga sudah setengah teler.

Dari lokasi kejadian,  tim mengamankan sisa miras ciu yang dikemas dalam botol air mineral.

Selesai ditangkap,  ketiganya digelandang ke Mapolsek untuk dilakukan pendataan. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Baca Juga :  Buntut Video Viral Ratusan Pelamar Berdesakan Sampai Terinjak-Injak di Pabrik Boneka Masaran Sragen, Dinas Isyaratkan Sanksi. Sekda: Biar Jadi Pembelajaran Perusahaan!

“Setelah kami beri pembinaan,  mereka disuruh pulang ke rumah. Kami berharap ini menjadi efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, ” terang Kapolsek.

Ditambahkan, razia serupa akan terus digekar untuk menekan tindak kriminalitas, kenakalan remaja dan menjaga kondusivitas wilayah. Kompleks sub terminal Gemolong memang menjadi salah satu titik paling rawan lantaran sering digunakan nongkrong siswa dan remaja yang dikhawatirkan bisa terinfeksi hal-hal negatif. Wardoyo