loading...
Loading...
Korban saat melapor ke Polsek Ngrampal. Foto/JSnews

SRAGEN–   Aksi pembegalan dengan modus kempes ban yang menggasak uang Rp 300 juta milik  Endro Ibnu Darmawan (39) di jalan Ngrampal,  Sragen,  Rabu (14/2/2018) petang memang cukup mengejutkan.  Juragan beras asal Mertan,  Bendosari, Sukoharjo itu sama sekali tak mengira bakal mengalami nasib tragis tersebut.

Begini kronologis dari kejadian pembegalan modus kempes ban yang membuat korban kehilangan uang Rp 300 juta dari Bank BNI Sragen.

Informasi yang dihimpun di Mapolres,  aksi begal itu terjadi pukul 16.00 WIB.  Korban yang merupakan pengusaha beras diketahui hendak membayar beras milik relasinya di Mlale,  Jenar, Sragen.

Dari Sukoharjo ia mengendarai mobil Toyota Innova B 8435 MZ sendirian. Sesampai di Sragen sekira pukul 15.30 WIB ia singgah ke BNI Sragen untuk mengambil uang Rp 300 juta.  Setelah itu uang dimasukkan ke tas dan ditaruh di jok depan dekat kemudi.

Baca Juga :  Kondisi Dunia Usaha Makin Lesu, Pimpinan Pabrik Tekstil di Sragen Ini Ungkit Kebijakan Penyelamatan Era Presiden Soeharto 

Korban melanjutkan perjalanan menuju Jenar. Namun sesampai di depan UD BAROKAH Benersari, Ngrampal, korban curiga dengan kondisi ban mobilnya yang agak kempes.

Korban kemudian berhenti dan turun untuk mengecek ban mobil.  Karena ban bocor,  korban kemudian mengganti ban mobilnya sendirian.

“Saat korban sibuk mengganti ban,  ada pengemudi bus yang mengetahui dan berteriak ada pelaku yang menghampiri mobil dan mengambil paksa tas berisi uang di dalam mobil korban, ” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Ngrampal,  Kompol Budiyono,  Rabu (14/2/2018).

Baca Juga :  Awas, 2 PSK Baru di Nglangon Sragen Terdeteksi Positif AIDS. Sudah Dipulangkan Tapi Ternyata Gagal Move On

Seketika itu,  korban berusaha bangkit dan mengejar pelaku.  Namun saat mobil sudah siap dijalankan,  ban yang lainnya ternyata juga diketahui bocor.

Sehingga pelaku gagal terkejar dan berhasil menggondol tas berisi uang Rp 300 juta.  Wardoyo

Loading...