JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bengawan Solo Meluap, Desa Newung Sukodono Diterjang Banjir

Personel Polsek Sukodono saat mengecek banjir luapan Bengawan Solo di Desa Newung, Minggu (18/2/2018). Foto/JSnews
Personel Polsek Sukodono saat mengecek banjir luapan Bengawan Solo di Desa Newung, Minggu (18/2/2018). Foto/JSnews

SRAGEN– Hujan deras yang mengguyur dua hari terakhir memicu banjir di wilayah Desa Newung,  Kecamatan Sukodono,  Minggu (18/2/2018). Luapan air Bengawan Solo meluber menggenangi jalan perkampungan di Dukuh Bon Agung RT 9, Desa Newung,  Sukodono.

Data yang dihimpun di lapangan,  air meluap mulai dinihari.  Ketinggian air mencapai 30 sentimeter di jalan perkampungan.

Baca Juga :  Tambah Lagi, 2 Warga Ngrampal Sragen Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Jumlah Total Kasus Melonjak Jadi 485, Sudah 68 Warga Meninggal dari PP Hingga Positif

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati mengatakan dari laporan Polsek Sukodono,  banjir belum sampai merendam perumahan warga.

“Hanya menggenangi jalan di perkampungan Dukuh Bon Agung,  Newung. Air juga sudah mulai surut,” paparnya Minggu (18/2/2018).

Terkait banjir itu,  Polsek Sukodono langsung mengirim tim yang dipimpin Ka SPKT, Aiptu Suparno untuk mengecek ke lokasi banjir. Ia memastikan luapan air masih menggenangi jalan kampung.

Baca Juga :  Barusaja Masuk Zona Oranye, Kasus Covid-19 Langsung Meledak Lagi Tambah 24 Warga Positif Hari Ini. Tersebar di 12 Kecamatan, Total Kasus Meroket Jadi 511, Warga Meninggal Sudah 68

“Dari keterangan warga,  hampir tiap tahun daerah Bon Agung itu memang sering dilanda banjir dari luapan Sungai Bengawan Solo, ” ujarnya. Wardoyo