JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Cegah Tragedi Berdarah 2015, Polres Sragen dan Polda Jateng Kerahkan 660 Personel Amankan Aremania dan Bonek

Ratusan bonek atau suporter Persebaya saat dilakukan pemeriksaan di Mapolres Sragen pascabentrok berdarah yang menewaskan 2 Aremania di Sragen Desember 2015 silam. Foto/JSnews
Ratusan bonek atau suporter Persebaya saat dilakukan pemeriksaan di Mapolres Sragen pascabentrok berdarah yang menewaskan 2 Aremania di Sragen Desember 2015 silam. Foto/JSnews

SRAGEN– Polres Sragen memastikan akan melakukan pengamanan penuh terhadap rombongan dua kelompok supporter sepakbola asal Jatim,  Aremania dan Bonek yang akan mendukung tim kesayangan mereka berlaga di babak delapan besar Piala Presiden di Stadion Manahan Solo. Pengamanan ketat akan diberikan kepada dua kelompok suporter Arema FC dan Persebaya itu yang diperkirakan akan melintasi Sragen pada Jumat (2/2/2018) malam.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman mengungkapkan Polres akan mengerahkan pengamanan besar-besaran dengan menerjunkan total sekitat 660 personel. Jumlah itu terdiri dari 407 personel Polres Sragen dan bantuan dari Polda Jateng sebanyak 231 personel.

“Nanti juga akan mendapat tambahan dari Brimob.  Total sekitar 660 personel yang akan terlibat untuk pengamanan rombongan supporter Aremania dan Persebaya, ” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM Jumat (2/2/2018).

Baca Juga :  Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut Bus Hadimulyo di Gemolong Sragen. Berawal Selip, Roda Bus Mendadak Anjlok Lalu Ambles dan Terguling...
AKBP Arif Budiman. Foto/JSnews

Dari Polda Jateng,  nantinya juga akan menerjunkan 5 personel Propam, 10 anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jateng berikut kendaraan dinas PJR. Kemudian ada pula 58 personel dari  Polrestabes Semarang  terbagi menjadi 2 SST sebanyak 50 personil Pengendalian Masa (Dalmas).

Kekuatan itu masih ditambah 2 unit kendaraan back bone dan 8 personil unit Patwal berikut kendaraan dinasnya.

Lantas bantuan personil Polres Jepara dengan total personil sebanyak 58 orang. Terdiri dari 2 SST atau 50 personil Dalmas di tambah 2 unit kendaraan back bone dan 8 anggota patwal berikut kendaraan dinas Patwal.

“Kita akan kerahkan pengamanan penuh dan allout. Pengamanan kita mulai pada hari Jumat (2/2/2018) dimulai dengan apel kesiapan personil hingga penataan personel di lapangan. Sedangkan pengamanan jalur akan dimulai pada malam itu juga hingga 3 hari kedepan Minggu 4 pebruari 2018,” jelasnya.

Baca Juga :  Tergoda Tunggangan Honda Brio, Gadis Kembang Desa asal Prembun Kehilangan Kesuciannya Usai Direnggut Berulangkali oleh Pacarnya si Penjual Ayam Geprek. Sudah Batal Dinikahi, Ternyata Mobilnya Hanya Gadaian

Pengamanan penuh dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan dua kelompok suporter tersebut.

Selain itu, pengamanan ekstra juga dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan seperti tragedi bentrok berdarah yang pernah terjadi Desember 2015 silam antara dua kelompok suporter itu di Sragen yang merenggut 2 nyawa dari Aremania.

Kombes Pol Agus Triatmadja. JSnews Com/Yok

Terpisah,  Kapolda Jateng Irjen Pon Condro Kirono melalui Kabid Humas Kombespol Agus Triatmaja menyampaikan siang ini akan digelar rapat koordinasi lintas Polda untuk kepentingan pengamanan rombongan suporter hingga pengamanan di Stadion Manahan Solo tempat digelarnya laga delapan besar Piala Presiden.

“Nanti siang pejabat Polda Jateng, Jabar,  Jatim dan Metro akan rapat di Mapolresta untuk membahas pengamanan Laga Piala Presiden di Manahan Solo, ” tandasnya. Wardoyo