JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Filosofi Nomor Urut. Juliyatmono: 2 Periode, Rohadi: Dari Wabup Jadi 1 (Bupati)

Dua paslon Juliyatmono-Rober dan Rohadi-Ida usai pengundian nomor urut Paslon di DPRD, Selasa (13/2/2018). Foto/Humas
Dua paslon Juliyatmono-Rober dan Rohadi-Ida usai pengundian nomor urut Paslon di DPRD, Selasa (13/2/2018). Foto/Humas

KARANGANYAR– Genderang pertarungan kedua pasangan calon di Pilkada Karanganyar,  antara Juliyatmono-Rober Christanto dan Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih resmi ditabuh.  Sejak penetapan calon,  aura persaingan sudah mulai terasa.

Bahkan,  hingga pengundian nomor urut paslon Selasa (13/2/2018) kedua pasangan sama-sama optimis bisa memenangkan pertarungan.

Hal itu tergambar dari keyakinan yang dilontarkan keduanya terkait nomor urut yang mereka peroleh.

Menurut Juliyatmono, nomor urut dua tersebut sesuai dengan keinginannya. Ia bahkan mengaku sudah memohon kepada Allah agar diberi nomor 2.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Penembakan Kucing Tetangga di Colomadu Karanganyar Bisa Dijerat Pasal 302 KUHP. Polres Pastikan Segera Panggil Terlapor!

“Saya sudah memohon kepada Allah agar diberikan nomor 2 dan akhirnya didapat nomor 2,” terang Juliyatmono usai mengambil nomor.

Pria yang akrab disapa Yuli itu mengatakan, bahwa nomor dua memiliki filosofi sebagai pasangan. Seperti roda ada dua di depan dan belakang. Kemudian ada dunia akhirat.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Paryono Ingatkan Para Calon Bupati-Wabup. "Nekat Langgar Protokol Kesehatan Bisa Langsung Didiskualifikasi!"

“Ada keseimbangan berjuang bersama memajukan Karanganyar, dan filosofi yang paling menyentuh Allah mengamanatkan untuk dua periode,” tandasnya.

Sementara itu, Rohadi Widodo menuturkan, bahwa nomor satu merupakan anugerah dari Allah. Nomor tersebut menjadi pertanda bahwa dirinya akan menjadi pemimpin Karanganyar.

“Dulu nomor dua (wakil bupati) sekarang jadi nomor satu (bupati),” ucap Rohadi. Wardoyo