JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ingat, Beras Gratis 10 Kilo Terakhir Dibagi Maret Nanti

Seorang perangkat desa menata beras dari Bulog. JSNews/Aris Arianto
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Seorang perangkat desa menata beras dari Bulog. JSNews/Aris Arianto

WONOGIRI-Beras gratis langsung untuk warga miskin atau keluarga penerima manfaat (KPM) di Wonogiri dibagikan kali terakhir pada bulan ini. Jumlah beras yang diberikan adalah 10 kilogram per KPM.

“Bansos (Bansos) bagi warga miskin ada dua jenis yakni Rastra dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Rastra sebelumnya berakhir hingga bulan Februari kemarin, berhubung ada kebijakan dari pemerintah pusat maka Rastra masih digulirkan tapi untuk bulan Maret ini saja,” ujar Kepala Dinas Sosial Wonogiri, Suwartono, Selasa (19/2/2018).

Baca Juga :  Pengiriman Hewan Kurban dari Wonogiri ke Jabodetabek Anjlok 50 Persen, Ini Penyebabnya

Menurut dia, mekanisme pendistribusian masih tetap sama seperti bulan sebelumnya. Dimana, KPM tidak perlu merogeh kocek sebagai pengganti biaya tebus.

“Karena ini sifatnya bansos maka gratis, tidak ada biaya sepeser pun, setiap KPM mendapatkan 10 kilogram gratis,” kata dia.

Sebelumnya pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang merujuk instruksi dari pemerintah pusat. Yakni soal pengguliran bansos Rastra hanya sampai bulan Februari. Selanjutnya program tersebut diganti dengan BPNT. Namun, lantaran adanya sejumlah kendala di tingkat pusat, maka bansos Rastra masih digulirkan hingga bulan Maret.

Baca Juga :  Update COVID-19 Wonogiri, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Corona Menjadi 30 Setelah Ada 1 Penambahan Dari Tenaga Medis

“BPNT rencanya akan digulirkan mulai April mendatang,  jumlah KPM masih sama yakni 74.740 KPM. Kalau sudah masuk program BPNT, KPM juga medapatkan beras gratis, tapi tidak secara langsung, melainkan melalui proses penggesekan kartu di e-Warong,” sebut dia. Aris Arianto