JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Meski Tanpa Kembang Api, Malam Puncak Perayaan Imlek 2018 di Solo Dipastikan Tetap Meriah

Suasana keramaian di area Pasar Gede. Dok.
Keindahan ribuan lampion yang dipasang di area komplek Pasar Gede. Foto : JSnews/Satria

SOLO-Malam puncak perayaan Imlek tahun 2018 di Solo dipastikan tanpa kembang api. Kendati berbeda dengan gelaran tahun sebelumnya, panitia memastikan pada malam puncak perayaan tahun baru Cina 2569/2018 itu tetap digelar meriah.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Bersama Solo Imlek 2018, Sumartono Hadinoto. Kepada wartawan ia menjelaskan, pihak panitia telah menyiapkan beberapa pertunjukan pada malam puncak perayaan Imlek pada tanggal 15 Februari mendatang.
Menurut dia, sebelumnya pihak panitia memang telah memiliki rencana untuk menggelar pesta kemban api. Namun, karena adanya larangan pesta kembang api dari Pemkot Surakarta, maka pihak panitia telah menyiapkan pertunjukan antara lain aksi barongsai dan parade drum.
“Pihak panitia akan menggelar pertunjukan barongsai dan parade drum. Sedikitnya ada 20 pemain drum yang tampil dari Gilang Ramadhan Studio Drummer.
Sumartono menambahkan, sebelumnya pihak panitia telah berencana menggantikan acara pesta kembang api dengan pertunjukan spektakuler video mapping. Namun, rencana tersebut batal dikarenakan keterbatasan anggaran.
“Kami terpaksa membatalkan rencana adanya pertunjukan spektakuler video mapping. Ternyata biayanya sangat besar. Jika dibanding dengan biaya untuk pesta kembang api bisa tiga kali lipat jauh lebih besar. Rencana itu terpaksa kami batalkan,” kata Sumartono.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Surakarta melarang penggunaan kembang api pada perayaan pergantian tahun baru Imlek 2018. Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyatakan, larangan tersebut sama halnya saat malam perayaan tahun baru 2018 lalu.
“Kemarin waktu malam puncak perayaan tahun baru 2018, kita memakai gong. Sama juga, besok pada malam puncak perayaan Imlek juga sama, dilarang menggunakan kembang api. Silakan panitia mau menggantikannya dan punya alternatif lain tanpa kembang api,” kata Rudy.

Baca Juga :  Pengasuh Ponpes Mahirul Hikam Al Syalafi Ingatkan DPR Tak Sembarangan Gunakan Hak Angket

Satria Utama

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com