JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Penumpang Ini Nyetrum Pipi SopirTaksi Online, Lalu Merebut Mobilnya

Ilustrasi

SURABAYA – Para driver taksi online rupanya perlu waspada meski tak harus menaruh curiga. Pasalnya, di Surabaya, ada penumpang yang menyetrum driver, lalu merebut mobil miliknya.

Namun, Polsek Mulyorejo dan Polrestabes Surabaya menangkap perampok driver taksi online di Mulyorejo. Penangkapan itu berhasil setelah sang perampok berhasil melarikan diri usai melakukan aksinya.

Polsek Mulyorejo berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya melakukan pengejaran kepada pelaku yang diketahui penumpang taksi online tersebut.

“Tim unit Jatanras melakukan pengejaran dan alhamdulillah berhasil ditangkap. Saat ini kami kembangkan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Jumat (2/2/2018).

Baca Juga :  Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber: Pelaku Sudah Ditahan, Polisi Belum Tahu Motif Penyerangan

Informasi yang dihimpun TribunJatim.com, pelaku berinisial PT ditangkap di daerah Sidoarjo.

Awalnya, polisi mengidentifikasi pelaku dan mobil rampasannya itu terdeteksi di daerah Krian, Sidoarjo dan Trowulan, Mojokerto.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang driver taksi online bernama Yakuts Azhari menerima penumpang dari Tropodo Waru ke daerah Kalijudan Surabaya.

Namun saat diperjalanan penumpang tersebut meminta Yakuts mengatarkannya terlebih dahulu ke Perumahan Babatan Pantai, jumat dini hari (2/2/2018).

Setelah sampai di tempat kejadian, korban justru didekap dari belakang. Pipi bagian kirinya disetrum menggunakan alat kejut oleh pelaku. Sembari berontak, Yakuts mencoba keluar mobil sembari berteriak ia berhasil lolos dari dekapan dan setruman alat tersebut.

Baca Juga :  KPK Tengarai ada Beberapa Persoalan Pengelolan Aset di GBK

Setelah keluar Yakuts berteriak meminta tolong, tidak lama kemudian datang empat satpam perumahan. Melihat mobilnya dibawa kabur, korban bersama satpam mengejar menggunakan motor tapi usahanya gagal.

Sebuah mobil Daihatsu Ayla dengan nomer polisi L 1195 II dibawa kabur pria tak dikenal. Tribunnews