JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Pria Ini Ingin Menyentuh Kereta yang Berjalan demi Selfie, Tapi Akhirnya Terkapar Bersimbah Darah

 

 

Ilustrasi/Tribunnews

Media sosial (Medsos) tampaknya sudah menjadi virus bagi anak-anak muda di dunia. Orang suka sekali selfie dan mengupload di Medsos, dengan berharap likes dan share dari komunitasnya.

Namun sayang, sering kali orang tak mengindahkan keselamatannya sendiri hanya demi selfie. Salah satunya adalah pria yang satu ini.

Pria 22 tahun asal India bernama Siva ini tertabrak kereta saat akan selfie. Peristiwa itu terjadi di  Hyderabad, India.

Dalam video yang direkam oleh Siva, terlihat ia berdiri sangat dekat dengan rel kereta.
Di belakangnya ada kereta yang sedang melaju mendekatinya.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Terdengar suara di background peringatan bahwa Siva terlalu dekat. Tapi Siva mengabaikan semua peringatan itu.
Ia dengan santai menjawab “tunggu” sambil bersiap memotret selfie-nya yang berharga itu.
Sementara itu, suara siren dari kereta berbunyi sangat keras.

Hal tragis pun benar-benar terjadi. Karena terlalu dekat, Siva akhirnya tertabrak sisi kereta api tersebut.

Saat sisi kereta menabrak tubuhnya, video jadi kosong tak beraturan, tapi video tetap merekam suara tabrakan tersebut.

Siva dikabarkan pingsan dengan penuh darah.
Ia langsung dilarikan ke rumah sakit oleh teman yang bersamanya.

Baca Juga :  Niatnya Pamer Jumping, Anggota Klub Motor KLX Malah Bikin Celaka. Sebabkan Kecelakaan, Puluhan Motor Anggota Komunitas Langsung Digaruk Polisi

Ia dirawat di rumah sakit akibat luka seriusnya di bagian kepala dan tangan. Beruntung Siva berhasil pulih setelah itu.
Menurut laporan, teman Siva berkata bahwa Siva ingin mengentuh kereta saat kereta itu lewat di sampingnya.

Inspektur Polisi Kereta Api Secunderabad berkata bahwa stafnya sudah menyuruh Siva untuk menyingkir, tapi ia tidak mendengarkan.
Tak hanya itu, Siva juga terancam hukuman atas tuduhan masuk tanpa izin. Tribunnews